Jika di masa lalu orang yakin bahwa di dunia ini yang konstan adalah perubahan, dalam era globalisasi dan era informasi ini, perubahan sendiri telah mengalami perubahan. Perubahan di masa sekarang dan di masa yang akan datang tidak hanya konstan, namun telah berubah menjadi pesat, radikal, dan pervasif. Dengan terjadinya perubahan atas perubahan itu sendiri, manajer dituntut untuk memiliki kompetensi dalam memimpin perubahan didalam organisasinya , yang sejalan dengan perubahan yang terjadi dalam lingkungan bisnis tempatberoperasinya organisasi tersebut. Oleh karena itu, manajer perlu mengenali karakteristik perubahan di era globalisasi dan era informasi ini, untuk membangkitkan rasa keterdesakan dalam diri mereka tentang pentingnya kompetensi untuk mengelola perubahan. Setelah rasa keterdesakan ini timbul, manajer perlu melakukan eksplorasi ke dalam daerah kompetensi baru : manajemen perubahan. Banyak sistem informasi akuntansi dan sistem informasi manajemen yang dirancang oleh konsultan berakhir pada tempat penyimpanan di almari ruang kantor direksi, sebagai akibat tidak dilaksanakannya sistem tersebut. Sistem informasi yang dirancang dengan tujuan untuk melakukan perubahan praktikpraktik bisnis yang dilaksanakan oleh perusahaan dengan para stakeeholder-nya berakhir dengan kegagalan, karena ketidakmampuan manajemen di dalam mengelola perubahan. Artikel ini ditulis berdasarkan dua alasan berikut ini. Pertama adalah adanya perubahan atas perubahan itu sendiri, sebagaimana telah diuraikan di atas. Perubahan yang telah mengalami perubahan tersebut memerlukan kompetensi manajer dalam mengelola perubahan. Kedua adalah karena ketidakmampuan manajer dalam mengelola perubahan, banyak sekali sistem manajemen (termasuk didalamnya sistem informasi manajemen dan sistem informasi akuntansi) yang telah didesain oleh konsultan tidak berhasil diimplementasikan. Tujuan yanghendak dicapai melalui tulisan ini adalah untuk membangkitkan kesadaran manajer tentang perlunya mereka memiliki kompetensi dalam mengarungi lingkungan bisnis yang turbulen ini. Artikel ini membahas tiga hal penting berikut ini : (1) mengenal karakteristik perubahan di era globalisasi ini, untuk membangkitkan keterdesakan dalam diri manajer tentang perlunya perubahan dan perlunya kompetensi untuk mengelola perubahan secara profesional, (2) menjelaskan perlunya perumusan kembali peran manajer, agar di dalam peran tersebut terkandung kompetensi yang diharapkan mampu memenuhi tuntutan lingkungan bisnis global : improvement berkelanjutan, dan (3) menguraikan siklus perubahan transformasional dan kompetensi yang diperlukan dalam pegelolaan setiap tahap siklus perubahan tersebut, (4) sisi bayangan suatu perubahan yang perlu dipertimbangkan dalam merencanakan dan mengimplementasikan perubahan transformasional.