Mulyadi Mulyadi
Universitas Gadjah Mada

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ALTERNATIF PEMACUAN KINERJA PERSONEL DENGAN PENGELOLAAN KINERJA TERPADU BERBASIS BALANCED SCORECARD Mulyadi Mulyadi
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 20, No 3 (2005): July
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jieb.6573

Abstract

In this article I discussed a radical change in managing personnel performance. If inthe past, performances were measured only at responsibility center level and theperformance measures used were limited to financial measures, in this article I discussedhow to desain integrated performance management system for responsibility centers andpersonnel as well, using Balanced Scorecard as a basis. In this article, first I discussed thelimitation of executive performance measurement in traditional management. Then Iexplained expectancy theory created by Porter-Lawler to provide a conceptual frameworkin designing Balanced Scorecard based integrated performance management. In this article I discussed Balanced Scorecard based integrated performance management as analternative for driving personnel performance in building company’s competitiveadvantage. At the end of this article I presented a summary of differences betweenperformance measurement in traditional management and that in modern management.Keywords: pengelolaan kinerja terpadu; balanced scorecard; kinerja
PERGESERAN FALSAFAH PERENCANAAN Mulyadi Mulyadi
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 17, No 2 (2002): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.392 KB) | DOI: 10.22146/jieb.6728

Abstract

Old ways die hard. Why? Old ways which we use to build the future of organization die hard because we are not bold enough to question the fitness of our philosophies underlying them. Planning used in the traditional management is based on the following philosophies: (1) creating the future from the past, (2) leverage is placed on tangible assets, (3) planning is rule keeping efforts, (4) planning is a single-scenario planning, (5) planning is executed ad hoc, especially at strategic level. In this article, I discussed the shift of philosophies underlying the ways management used to plan the future in order for their organization to survive and prosper in facing a competitive and turbulent environment. The new environment demands a radical change of the ways they use to plan the future of their organization.Key words: planning; strategic planning
MENYONGSONG PERGESERAN PERAN PROFESI AKUNTAN MANAJEMEN DALAM ERA TEKNOLOGI INFORMASI Mulyadi Mulyadi
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 15, No 2 (2000): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.214 KB)

Abstract

Canadian management accountants have shifted their roles from accounting staff whose functions are generating routine accounting information and report to a position as senior member of management team whose jobs are making strategic decisions. They also changed the knowledge used as a basis for their professional competence from traditional cost accounting to advanced management control process. In the information technology era, companies need professionals who have competence in designing, installing, and operating management control system which can be used to multiply companiesÕ performances. Indonesian management accounting profession needs to shift its role, such as  that  has been done by Canadian management accounting profession. The shift is a respond to the more intensive and extensive use of information technology in the process of providing customer value. The shift has a great impact on the education of students who want to enter management accounting profession and new skills needed by management accountant practitioners. This paper discussed the shifting role of management accountants in the information technology era and its impact on the knowledge used as a new basis of professional competence of management accounting profession. In this paper, I analyzed the scope and modernity of the content of several books on management control system, for providing information to lecturers  in choosing an appropriate textbook for building the new basis of management accountant professional competence.
RESPON PROFESI AKUNTAN MANAJEMEN INDONESIA TERHADAP PERGESERAN PERAN PROFESI TERSEBUT DALAM ERA TEKNOLOGI INFORMASI Mulyadi Mulyadi
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 16, No 2 (2001): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.793 KB)

Abstract

The shifting role of management accounting profession has demanded a radical change on the core competence of the profession. The Management Accountant Compartment of Indonesian Institute of Accountants has responded strategically to the change, in order for the profession to adapt to the new environment. It published a very fundamental statement on management accounting, concerning the framework for formulating the competencies of management accounting profession. Using the framework, then, it formulated the new roles and the core competencies of management accounting profession needed to fulfill the roles. This article describes the strategic steps taken by the Indonesian management accounting professional organization in responding to the radical change in its environment.
MANAJEMEN PERUBAHAN Mulyadi Mulyadi
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 12, No 3 (1997): July
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2920.704 KB)

Abstract

Jika di masa lalu orang yakin bahwa di dunia ini yang konstan adalah perubahan, dalam era globalisasi dan era informasi ini, perubahan sendiri telah mengalami perubahan. Perubahan di masa sekarang dan di masa yang akan datang tidak hanya konstan, namun telah berubah menjadi pesat, radikal, dan pervasif. Dengan terjadinya perubahan atas perubahan itu sendiri, manajer dituntut untuk memiliki kompetensi dalam memimpin perubahan didalam organisasinya , yang sejalan dengan perubahan yang terjadi dalam lingkungan bisnis tempatberoperasinya organisasi tersebut. Oleh karena itu, manajer perlu mengenali karakteristik perubahan di era globalisasi dan era informasi ini, untuk membangkitkan rasa keterdesakan dalam diri mereka tentang pentingnya kompetensi untuk mengelola perubahan. Setelah rasa keterdesakan ini timbul, manajer perlu melakukan eksplorasi ke dalam daerah kompetensi baru : manajemen perubahan. Banyak sistem informasi akuntansi dan sistem informasi manajemen yang dirancang oleh konsultan berakhir pada tempat penyimpanan di almari ruang kantor direksi, sebagai akibat tidak dilaksanakannya sistem tersebut. Sistem informasi yang dirancang dengan tujuan untuk melakukan perubahan praktikpraktik bisnis yang dilaksanakan oleh perusahaan dengan para stakeeholder-nya berakhir dengan kegagalan, karena ketidakmampuan manajemen di dalam mengelola perubahan. Artikel ini ditulis berdasarkan dua alasan berikut ini. Pertama adalah adanya perubahan atas perubahan itu sendiri, sebagaimana telah diuraikan di atas. Perubahan yang telah mengalami perubahan tersebut memerlukan kompetensi manajer dalam mengelola perubahan. Kedua adalah karena ketidakmampuan manajer dalam mengelola perubahan, banyak sekali sistem manajemen (termasuk didalamnya sistem informasi manajemen dan sistem informasi akuntansi) yang telah didesain oleh konsultan tidak berhasil diimplementasikan. Tujuan yanghendak dicapai melalui tulisan ini adalah untuk membangkitkan kesadaran manajer tentang perlunya mereka memiliki kompetensi dalam mengarungi lingkungan bisnis yang turbulen ini. Artikel ini membahas tiga hal penting berikut ini : (1) mengenal karakteristik perubahan di era globalisasi ini, untuk membangkitkan keterdesakan dalam diri manajer tentang perlunya perubahan dan perlunya kompetensi untuk mengelola perubahan secara profesional, (2) menjelaskan perlunya perumusan kembali peran manajer, agar di dalam peran tersebut terkandung kompetensi yang diharapkan mampu memenuhi tuntutan lingkungan bisnis global : improvement berkelanjutan, dan (3) menguraikan siklus perubahan transformasional dan kompetensi yang diperlukan dalam pegelolaan setiap tahap siklus perubahan tersebut, (4) sisi bayangan suatu perubahan yang perlu dipertimbangkan dalam merencanakan dan mengimplementasikan perubahan transformasional.
PERANAN PROFESI AKUNTAN DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGUMPULAN PAJAK Mulyadi Mulyadi
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 2, No 1 (1987): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.325 KB)

Abstract

Negara kita mempunyai berbagai sumber pendapatan: bumi, air dan kekayaan alam, pajak, bea dan cukai, hasil BUMN, retribusi dan pendapatan lain seperti denda, sewa, deviden, perdagangan dan sebagainya. Pajak merupakan iuran penduduk negara kepada kas negara dan merupakan peralihan kekayaan sektor swasta ke sektor pemerintah, yang diharuskan oleh suatu undang undang sehingga dapat dipaksakan tanpa mendapatkan jasa timbal yang langsung dapat ditunjuk untuk membelanjai pengeluaran-pengeluaran negara. Pajak merupakan salah satu sumber penting pendapatan negara. Efektivitas pengumpulan pajak dipengaruhi oleh berbagai macam faktor dan salah satu faktor tersebut adalah profesi akuntan. Makalah ini saya tulis untuk menunjukkan bahwa profesi akuntan hanyalah merupakan salah satu faktor yang menunjang efekti vitas pengumpulan pajak, dan sekaligus untuk memberikan gambaran mengenai peranan profesi akuntan dalam menunjang efektivitas pengumpulan pajak.