RA Supriyono
Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AKUNTANSI MANAJEMEN JEPANG: GENKA KIKAKU DAN KAIZEN RA Supriyono
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 9, No 1 (1994): May
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.093 KB)

Abstract

Metode manajemen biaya yang dlgunakan oleh suatu perusahaan harus bermanfaat untuk pembuatan keputusan, perencanaan dan pengendalian dalam memproduksi produk baru yang sesuai dengan permintaan pembeli, dengan harga rendah, dan juga membantu untuk mengurangi biaya produk yang ada dengan mengeliminasi pemborosan. Untuk mencapai hal ini, perusahaan memerlukan sistem manajemen biaya total (total cost management) yang mencakup penentuan biaya target (target costing) dan penentuan biaya Kaizen (Kaizen costing). Langkah-langkah manajemen biaya total meliputi: (1) rencana produk yang dapat memenuhi permintaan mutu dari para pelanggan, (2) menentukan biaya target sesuai dengan mutu yang diminta para pelanggan dapat dicapai dengan menggunakan cetak biru yang didasarkan pada perekayasaan nilai (value engineering, VE) atau pengurangan biaya dalam arti sempit, dan (3) menentukan proses untuk mencapai biaya target (target cost) dalam kinerja produksi (pengendalian biaya). (Yasuhiro, 1989, hal. 15-16).Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan karakteristik sistem akuntansi manajemen Jepang, khususnya manajemen biaya total. Sistem ini banyak digunakan dalam perusahaan mobil Jepang. Tulisan ini berisi dua pilar utama sistem manajemen biaya total yaitu: (1) "Target costing" adalah sistem untuk mendukung proses pengurangan biaya dalam tahap pengembangan dan perancangan model baru; dan (2) "Kaizen costing," adalah sistem untuk mendukung proses pengurangan biaya dalam tahap pemanufakturan produk yang ada. Sistem akuntansi manajemen berfungsi sangat baik melalul target costing dan Kaizen costing dalam perusahaan mobll Jepang. Kedua sistem Ini memerlukan keterlibatan semua orang dalam organisasi.