Iswardono Permono
Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DEREGULASI, EFISIENSI, DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Iswardono Permono
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 4, No 1 (1989): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.803 KB)

Abstract

Kebanyakan Pemerintah negara berkembang membatasi (memberi pagu) sukubunga, baik suku bunga kredit maupun suku bunga deposito (tabungan). Dalamsituasi inflasi tentunya suku bunga nil akan menjadi negatip karena suku bunganominal lebih kecil daripada laju inflasi. Banyak argumentasi yang mengatakanbahwa cara demikian merusak alokasi sumber ekonomi baik dalam hal akumulasikapital maupun dalam penggunaan tabungan yang ada. Sebagaimana dikatakan olehShaw (1972) dan McKinnon (1973), bahwa hal tersebut terjadi karena adanyapenindasan finansial atau financial repression di negara berkembang. "Penindasanfinansial" ini akan mengganggu proses pem-bangunan ekonomi. Karena denganadanya penindasan ini akan menyebabkan penyimpangan dalam kebijaksanaanmoneter, kredit, dan suku bunga.Kebijaksanaan yang disarankan oleh McKinnon dalam memerangi ketidakseimbangansuku bunga adalah dengan meningkatkan suku bunga dan ataumengurangi laju inflasi.