Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effect of Fresh Vinasse Application on Soil Chemical Characteristics Simping Yuliatun; Firmansyah Bagus Ilham Akbar
Indonesian Sugar Research Journal Vol 2, No 2 (2022): Indonesian Sugar Research Journal
Publisher : Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54256/isrj.v2i2.80

Abstract

The application of fresh vinasse waste is still controvertion. The objective of this research was to determine the effect of the doses of vinasse given on land on chemical characteristics for soil quality. It was conducted in a randomized block design with 4 doses of vinasse in 3 replications. There were 4 kinds of vinasse doses, namely 75,000, 150,000, 225,000 and 300,000 litres/ha. The control was the administration of 0 litre of vinasse, in which sampling was carried out at the beginning before the land was sprayed  vinasse. Statistical design for analysis  of chemical data including the element of  phosphorous, potassium, nitrogen, C/N ratio,  humic substances, pH, organic matter, and  cation exchange capacity (CEC) were analyzed by One-way ANOVA. The average value of the treatment was tested with a least significant difference test (LSD) with a control comparison. The results showed that the dose of vinasse sprayed to land between 75,000 to 300,000 liters/ha had a significant effect on the increasing in nitrogen content, C/N ratio, phosphorus, potassium, cation exchange capacity and humic substances when compared to the control. Meanwhile, the soil pH conditions between control and treatments with vinasse dose were not significantly different. Sprayed of vinasse to the land up to a dose of 300,000 litres/ha showed a positive effect on soil quality and soil fertility.
Kajian Kehilangan Fermentable Sugar Selama Penyimpanan Tetes Latifah Miko Febrianty; Simping Yuliatun; Linda Mustikaningrum; Opal Priya Wening; Retno Widowati; Aditya Yoga Kusuma; Risvan Kuswurjanto
Indonesian Sugar Research Journal Vol 6, No 1 (2026): Indonesian Sugar Research Journal
Publisher : Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54256/isrj.v6i1.178

Abstract

Kualitas tetes tebu dapat mengalami penurunan seiring dengan masa simpannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi kualitas tetes dari pabrik gula tebu dan kehilangan fermentable sugar selama penyimpanan tetes pada variasi suhu. Tetes tebu yang diambil sebagai sampel merupakan tetes tebu segar dari produksi sebelum masuk tangki penyimpanan.  Sampel merupakan tetes campuran yang diambil dari 6 wilayah kerja pabrik gula di lingkup PT Sinergi Gula Nusantara. Sampel tetes dianalisis karakter fisikokimia awal dan disimpan pada 4 suhu berbeda (suhu ambient, 35, 40, dan 45℃) selama 6 bulan dengan analisis fisikokimia setiap bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tetes dari masing-masing pabrik gula memiliki kualitas yang sesuai sebagai bahan baku fermentasi. Namun semakin lama waktu penyimpanan dan semakin tinggi suhu penyimpanan menyebabkan kerusakan tetes semakin meningkat. Penurunan TSAI, fermentable sugar, dan sukrosa tetes paling tinggi terjadi pada waktu simpan 6 bulan dengan suhu 45℃ yaitu berturut-turut 16,75%, 22,77%, dan 29,12%. Pengaruh variasi waktu dan suhu penyimpanan terhadap nilai TSAI, fermentable sugar, sukrosa, gula reduksi menunjukkan penurunan yang berbeda nyata. Pengaruh peningkatan suhu dan waktu simpan terhadap  nilai nonfermentable sugar menunjukkan peningkatan yang berbeda nyata. Penyimpanan tetes pada suhu  ≥40℃  selama 4 bulan dapat menyebabkan penurunan fermentable sugar hingga 10%.