Articles
PENDIDIKAN DAN MUTU MANUSIA
Prima Roza
Jurnal Sosioteknologi Vol. 6 No. 12 (2007)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Education is taken to be the deliberate organized attempt to help people to become intelligent (Robert M. Hutchinson, 1998). Education leads people along the way to an understanding. Education is the only way to take human-being towards more productive, and more useful life. This article is trying to overview the role of education in producing quality people, so that they will be able to become pioneers for the great future of the nation.
Pentingnya memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur pancasila dalam kehidupan kita sebagai sebuah bangsa
Prima Roza
Jurnal Sosioteknologi Vol. 9 No. 21 (2010)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kesadaran tentang betapa In-donesia mempunyai potensi untuk menjadi bangsa yang besar tidaklah cukup apabila tidak diikuti dengan usaha yang keras dan dengan meningkatkan rasa saling pengertian, toleransi, saling menghargai, serta dengan memahami dan mengimplementsikan nilai-nilai lu-hur dari falsafah kita dalam berkehidupan berbangsa, yaitu panca-sila. Semua komponen bangsa secara serentak harus mulai bergerak bersama menuju satu tujuan yaitu bangsa yang maju, adil dan sejahtera. Untuk itulah buku kecil yang langka ini dikompilasi dari tulisan beberapa penulis terkemuka Indonesia untuk menyadarkan kita tentang pentingnya menggali kembali nilai-nilai luhur pancasila dan berupaya mengimplementasikannya dalam ke-hidupan berbangsa. Buku ini diterbitkan oleh PT Kompas Media Utama dalam rangka memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 65 tahun 2010.
Transportasi dan Investasi: Tantangan dan Perspektif Multidimensi
Prima Roza
Jurnal Sosioteknologi Vol. 12 No. 28 (2013)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/sostek.itbj.2013.12.28.9
Buku yang terbit di awal tahun 2013 ini merupakan buku yang sangat berguna tidak saja sebagai buku teks, tetapi lebih dari itu, buku ini dapat memberikan manfaat praktis mengingat langkanya buku-buku serupa tentang transportasi. Buku ini menjadi menarik karena menyajikan tinjauan komprehensif tentang berbagai moda transportasi di Indonesia dengan pendekatan multidisiplin.Dari buku ini kita dapat memperoleh gambaran yang lengkap tentang sejarah dan perkembangan terkini tidak saja infrastruktur transportasi, dan master plan pengembangan transportasi di Indonesia, tetapi juga implikasi kemajuan trasportasi terhadap negara.
Indonesia X-Files, Mengungkap Fakta dari Kematian Bung Karno Sampai Kematian Munir
Prima Roza
Jurnal Sosioteknologi Vol. 12 No. 29 (2013)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/sostek.itbj.2013.12.29.8
Buku yang termasuk buku terlaris di tahun 2013 ini, telah dicetak ulang dalam dua bulan berturut-turut. Buku ini ditulis pakar forensik Indonesia yang terkenal, yaitu dr. Mun"Ÿim Idries, Sp.F. Ketertarikan orang untuk membeli dan membaca buku ini mungkin saja disebabkan oleh langkanya buku-buku yang bertopik serupa, atau memang disebabkan oleh ketenaran penulisnya sendiri. Di samping itu, penulis berhasil memilih judul buku yang membuat orang penasaran untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam setiap kasus tindakan kriminal yang menjadi perhatian publik.
Ruang Publik: Melacak “Partisipasi Demokratis” dari Polis sampai Cyberspace.
Prima Roza
Jurnal Sosioteknologi Vol. 12 No. 30 (2013)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/sostek.itbj.12.30.7
Dalam negara demokratis terminologi ruang publik atau “public sphere” merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan. Bahkan ruang publik merupakan persyaratan utama untuk terwujudnya negara demokratis. Ruang publik merupakan keniscayaan dalam demokratisasi, karena ruang publik adalah tempat terjadinya interaksi di antara dua entitas yaitu negara dan masyarakat, secara terbuka dan otonom. Negara demokratis mustahil dapat terwujud apabila ruang publik terkooptasi. Ruang publik adalah wahana tempat terjadinya partisipasi warga yang merupakan inti dari demokrasi. Di ruang pub-liklah terjadi pembelajaran, baik bagi penyelenggara negara maupun warga masyarakat.
Dunia Forensik Itu Lucu: Sebuah Rekam Jejak dr. Abdul Mun‟im Idries, Sp.F
Prima Roza
Jurnal Sosioteknologi Vol. 13 No. 2 (2014)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/sostek.itbj.2014.13.2.9
Buku dengan judul Dunia Forensik Itu Lucu: Sebuah Rekam Jejak dr. Abdul Mun’im Idries, Sp.F merupakan buku yang men-jelaskan berbagai cerita tentang kiprah dokter forensik terkemuka Indonesia dr. Mun‟im Idries dalam rentang waktu 40 tahun pengab-diannya. Buku ini mengisahkan banyak cerita yang belum pernah diungkapkan ke publik. Buku yang bergenre semibiografi ini memiliki mutu yang tinggi karena ditulis sebelum dr. Mun‟im Idries menghadap sang Khalik.
Technoculture
Dr. Prima Roza, SE.,M.Ed.Admin.
Jurnal Sosioteknologi Vol. 15 No. 1 (2016)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/sostek.itbj.2016.15.1.14
Resensi buku untuk edisi bulan April ini adalah tentang pengenalan suatu kajian milenium baru yang disebut 'Teknokultur'. Dampak perkembangan teknologi informasi menghasilkan arus milenium baru kajian interdisipliner antara teknologi informasi dan kaitannya dengan media, seni, politik, budaya, dan kebijakan di banyak perguruan tinggi dunia, terutama di Amerika. Resensi buku kali ini berasal dari publikasi edisi khusus Media Internasional Australia bertahun 2001 yang menggabungkan kajian budaya dan kebijakan. Kata 'technoculture' mengisyaratkan era baru pada abad ke-21 ini, di mana eksistensi manusia mengalami perubahan radikal dengan datangnya globalisasi dan era informasi
Digital citizenship: menyiapkan generasi milenial menjadi warga negara demokratis di abad digital
Prima Roza
Jurnal Sosioteknologi Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/sostek.itbj.2020.19.2.4
Generasi millennial adalah generasi yang unik dengan karakteristik tertentu yang merupakan kelompok potensial dalam memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa. Generasi ini disebut juga sebagai digital natives karena mereka terlahir ditengah perkembangan abad digital atau pesatnya perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi. Tereksposnya generasi millennial dalam penggunaan teknologi informasi dan telekomunikasi secara intens dalam semua aspek kehidupan telah melahirkan karakteristik tertentu. Hal itu berdampak terhadap cara pandang generasi millennial dalam melakukan aktivitas, termasuk dalam menjalankan perannya sebagai warga negara. Artikel ini mencoba menyelidiki bagaimana peran dari generasi millennial dalam negara demokratis sebagai warga negara digital (digital citizen) pada era yang didominasi oleh penggunaan teknologi di media digital. Makalah ini merupakan suatu eksplorasi literatur atau library research tentang konsep kewarganegaraan digital, dan upaya perubahan yang harus dilakukan dalam konteks pembelajaran kewarganegaraan, dalam rangka menyiapkan warga negara untuk menjalankan perannya untuk melakukan partisipasi, sehingga menjadi 'good and smart digital citizens' dan melahirkan civic virtue bagi negara. Kata kunci: generasi millennial, demokrasi partisipatori, kewarganegaraan digital
KEBIJAKAN SURAT KEPUTUSAN BERSAMA 3 MENTERI (SKB 3 MENTERI) SEBAGAI IMPLEMENTASI PLURALISME DAN MULTIKULTURALISME DI INDONESIA
Prima Roza;
Muhammad Hafizh Ramadhan;
Fajar Ahmadi
Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24269/ls.v5i2.3780
Indonesia is rich in diversity. The socio-cultural diversity in Indonesia is relatively abundant. This can be a strength, but at the same time it can also create friction ad conflict in the society. Recently, the government issued a Joint Decree of 3 Ministers (SKB 3 Menteri) in response to the friction. This decree organize dress procedures in the learning process at schools. As a result of this implementation, various responses emerged from the Indonesian people, either agreement or disagreement. Part of the society that may be relevant to this policy are students. This article will study the perspectives of undergraduate students of Bandung Institute of Technology (ITB), especially of the School of Architecture, Planning and Policy Development’s (SAPPK) on the Joint Decree. This article uses quantitative and qualitative methods by distributing questionnaires and interviews to SAPPK’s students. From the results of this study, the researchers are able to see the perspectives and the trends of SAPPK ITB Students towards the SKB 3 Ministerial Policy as a solution to social issues related to diversity. It is hoped that these results can be used as a reference for campus policy makers in overcoming the same problem.