Melia Laniwati
Jurusan Teknik Kimia, Fak. Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesa 10, Bandung 40132

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Isomerisasi 1-buten Menggunakan Zeolit Alam asal Malang, Jawa Timur, sebagai Katalis Melia Laniwati
Journal of Mathematical and Fundamental Sciences Vol. 31 No. 2 (1999)
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM) ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sari. Isomerisasi l-buten dengan katalis zeolit alam asal Malang, Jawa Timur, dilangsungkan dalam reaktor isotermal unggun tetap dengar suhu divariasikan antara 300° dan 550°C. Reaktan berupa l-buten diproduksi melalui reaksi dehidrasi n-butanol dengan menggunakan katalis alumina aktif pada suhu 400 °C. Komponen utama dalam zeolit alam asal Malang ini adalah mordenit. Zeolit alam, baik yang tidak maupun yang telah diprotonasi atau diasamkan, cukup baik dalam mengkatalisis isomerisasi interkonversi l -buten. Namun, dengan keasaman yang dimilikinya, zeolit alam ini kurang mampu mengisomerisasi l-buten menjadi isobutilen. Produk utama yang dihasilkan adalah trans-2-buten. Konversi reaksi yang dapat dicapai adalah sekitar 78,8%-84,5%. Pada suhu 500°-550 °C konversi dapat mencapai 100%, tetapi yang terjadi bukan isomerisasi melainkan perengkahan. Isomerization of 1-Butene on Natural Zeolite from Malang, East Java, as CatalystAbstract. The isormerization of 1 -butene with natural zeolite from Malang, East Java, as catalyst was carried out in an isothermal fixed bed reactor. The temperature has been varied from 300° up to 550°C. 1-Butene has been prepared by dehydration of n-butanol on alumina active at 400°C. The main component of natural zeolite from Malang is mordenite. Natural zeolite is an effective catalyst for the interconversion isomerization of 1-butene, but unfortunately its acidity is not enough for skeletal isomerization. The main product is 2-trans-butene. The 1-butene conversion ranged from 78.8% to 84.5%. At the high temperature (500°- 550°C), all reactants would be cracked 100%.