Lien A. Sutasurya
Laboratorium Biologi Perkembangan, Jurusan Biologi, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kromium Klorida terhadap Perkembangan Pralahir Mencit (Mus musculus) Swiss Webster Lucia Maria Santoso; Sri Sudarwati; Lien A. Sutasurya
Journal of Mathematical and Fundamental Sciences Vol. 25 No. 2/3 (1992)
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM) ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Larutan kromium klorida diberikan secara intraperitoneal dengan dosis tunggal 15, 22, 5, dan 30 mg Cr/kg berat badan pada mencit yang hamil 8, 10, atau 12 hari. Mencit control dan perlakuan dibunuh kemudian dibedah pada hari kehamilan ke-18. Selanjutnya, dilakukan pengamatan terhadap kejadian kematian intrauterus, berat fetus, malformasi eksternal, internal, dan rangka fetus. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kromium trivalent menyebabkan jumlah embrio yang diresorpsi meningkat secara nyata, berat fetus berkurang dengan sangat nyata, terjadi kelambatan penulangan badan vertebra servikalis, badan vertebra sakrokaudalis, tulang tarsal, dan falang proksimal anggota belakang. Kromium yang diberikan pada hari kehamilan ke-8 menyebabkan eksensefali, sedangkan yang diberikan pada hari kehamilan ke-12 menyebabkan langit-langit bercelah. Untuk mengetahui pelaulan kromium dalam waktu 24 jam sesudah pemberian, dilakukan analisis secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) terhadap darah induk, plasenta, dan fetus utuh. Hasil analisis SSA memperlihatkan bahwa kromium dapat dilakukan dari darah induk ke fetus lewat plasenta, diakumulasikan di dalam tubuh fetus, serta cenderung diretensi oleh plasenta. Chromium chloride was injected intraperitoneally at 15, 22.5, and 30 mg Cr/kg body weight to pregnant mice on the 8th, 10th, or 12th gestation day. Control and treated mice were sacrificed on the 18th gestation day, and the examination on incidences of intrauterine death, fetal weight, external, internal, and skeletal malfbrmations were performed. The results revealed that there was a significant increase in embryonic resorption, a highly significant reduction in fetal weight, significant reduction in the ossification of the cervical and sacrocaudal vertebral bodies, tarsal bones, and phalanges of the hind limbs. Administration of chromium on the 8th and 12th day of gestation showed significant incidences of exencephaly and cleft palate, respectively. In order to figure out the passage of chromium during 24 hours after administration, analysis using Atomic Absorption Spectrofotometry (AAS) was performed, and the content of chromium was determined in the maternal blood, placenta, and fetuses. From the analysis it was obvious that chromium was transferred and accumulated in the fetuses, and the placenta tended to retain chromium.