Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Ekonomi Politik Kerja Sama Korea Selatan - Indonesia dalam Joint Development Pesawat Tempur KFX/IFX Semmy Tyar Armandha; Arwin Datumaya Wahyudi Sumari; Haryo Budi Rahmadi
Global Strategis Vol. 10 No. 1 (2016): Global Strategis
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Unair

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.077 KB) | DOI: 10.20473/jgs.10.1.2016.75-94

Abstract

Proyek kolaborasi pengembangan Korean Fighter Experiment/Indonesian Fighter Experiment (KFX/IFX) Joint Development antara Indonesia dan Korea Selatan dibangun atas dasar keinginan Korea Selatan dan Indonesia untuk membangun kemandirian industri pertahanan di tengah keberadaan negara-negara besar dalam laju pengembangan alat utama sistem persenjataan dunia. Proyek ini pada prosesnya mengalami hambatan dan tarik ulur di antara kedua negara. Tujuan artikel ini adalah untuk menunjukkan bagaimana hambatan tersebut dapat terjadi. Artikel ini menggunakan kerangka teoretis ekonomi kolaborasi dalam proses akusisi pertahanan secara makro. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif untuk menganalisis secara deskriptif relasi Military-Industrial Complex (MIC) dalam proyek KFX/IFX. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah pemetaan relasi antara Indonesia-Korea Selatan-Amerika Serikat sebagai segitiga besi pertahanan internasional dalam proyek KFX/IFX.
KOMUNITAS EKONOMI ASEAN DAN MENINGKATNYA ARTI PENTING ADMM: SEBUAH ANALISIS EKONOMI POLITIK KEAMANAN Semmy Tyar Armandha
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 4 No. 3 (2014): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v4i3.338

Abstract

Pembentukan ASEAN Defense Ministers’ Meeting (ADMM) dapat dikatakan merupakan sinergi antara penciptaan mekanisme pasar bebas ASEAN Economic Community di kawasan Asia Tenggara, dengan adanya komunitas keamanan guna mewujudkan visi ASEAN 2020. Sinergi antara pasar bebas dan komunitas keamanan menjadi prakondisi bagi visi ASEAN 2020 semenjak Asia Tenggara merupakan kawasan yang sangat strategis baik secara ekonomi maupun politik global negara-negara hegemoni. Dengan menggunakan kerangka teori security community, yang digunakan Amitav Acharya via Karl Deutsch –yang menjelaskan kecenderungan negara-negara berkembang untuk mengelola anarki internasional sebagai alternatif dilema keamanan dan interdependensi (neorealisme dan neoliberal-institusional) yang dinilai terlalu linier dalam memandang interaksi antar negara-- penulis menekankan aspek keterhubungan antara ekonomi dan pertahanan dengan menggunakan teori governmentality Foucauldian yang dioperasionalisasikan dalam state of exceptional Michael Hardt-Antonio Negri dan aparatus oikonomia Girogio Agamben, sebagai bentuk prakondisi yang memungkinkan security community terjadi. Sederhananya, ADMM merupakan perangkat yang tak terelakkan jika ASEAN ingin serius menciptakan ekonomi pasar bebas di kawasan Asia Tenggara. Pembentukkan ADMM dengan demikian adalah realita yang niscaya di saat suatu kawasan ingin membentuk perjanjian pasar bebas. Kata kunci: ASEAN Defense Ministers’ Meeting, ASEAN Economic Community 2015, komunitas keamanan, state of exception, aparatus oikonomia
TINJAUAN TEORETIS KONSEPSI PERTAHANAN DAN KEAMANAN DI ERA GLOBALISASI INDUSTRI PERTAHANAN Denik Iswardani Witarti; Semmy Tyar Armandha
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 5 No. 3 (2015): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v5i3.371

Abstract

artikel ini adalah sebuah deskripsi analisis teoretis mengenai berubahnya konsepsi pertahanan dan keamanan dalam era globalisasi pertahanan. Fenomena globalisasi pertahanan menunjukan bahwa persepsi ancaman dan keamanan baik internasional maupun nasional telah sedemikian berubah karena kompleksitas yang terbentuk dari relasi industrial yang mengalami liberalisasi. Globalisasi pertahanan membentuk relasi yang saratakan kerja sama dan kolaborasi. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain kajian teoretis, sehingga membahas isu secara general dan luas. Pada kesimpulannya, realita evolusi industri pertahanan membuat pemahaman akan bela negara harus berevolusi pula. Tidak hanya sekedar memahami adanya pertahanan nirmiliter, namun pemahaman mengenai prosedur industrial, diplomasi dan kerja sama, merupakan salah satu kunci berbela negara masa kini. Kata kunci: pertahanan dan keamanan, globalisasi dan liberalisasi industri pertahanan, bela negara