Novita Putri Rudiany
Universitas Pertamina

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kebijakan Luar Negeri Qatar untuk Mengakhiri Keanggotaan dalam OPEC pada Tahun 2019 Novita Putri Rudiany; Fauzan Ranggi Lubis
Jurnal Hubungan Internasional Vol. 13 No. 1 (2020): JURNAL HUBUNGAN INTERNASIONAL
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jhi.v13i1.18136

Abstract

Pada 1 Januari 2019 lalu, Menteri Energi Qatar, Saad Sherida Al-Kaabi, menyatakan bahwa Qatar memilih untuk mengundurkan diri dari keanggotannya di dalam OPEC. Keputusan tersebut mengakhiri 58 tahun keanggotaan Qatar dalam organisasi internasional yang bergerak di bidang minyak bumi tersebut. Pernyataan ini dilanjutkan dengan rasionalisasi terkait strategi baru yang hendak diterapkan Qatar dalam pengembangan potensi LNG (Liquefied Natural Gas). Namun, muncul asumsi bahwa alasan tersebut bukan merupakan satu-satunya yang melatarbelakangi keluarnya Qatar dari OPEC. Oleh karenanya, tulisan ini menganalisis faktor-faktor eksternal yang berpotensi untuk mempengaruhi keputusan Qatar tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah analisis kebijakan luar negeri yang didasarkan pada kondisi di luar negara. Salah satu determinan dalam pengambilan kebijakan luar negeri tersebut adalah organisasi internasional. Oleh karenanya, faktor tersebut dititikberatkan pada OPEC sebagai organisasi internasional yang menanunginya. Argumen utama dalam tulisan ini adalah bahwa hubungan power dan sosial antar negara menjadi faktor pendorong yang melatarbelakangi sikap negara untuk memilih keluar dari organisasi.
Keberhasilan UNDP melalui Program HPMP dalam Pembentukan Kebijakan Perlindungan Lapisan Ozon di Indonesia Meidiana Farhani; Novita Putri Rudiany
Indonesian Perspective Vol 5, No 2: (Juli-Desember 2020), hlm. 119-220
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.237 KB) | DOI: 10.14710/ip.v5i2.33959

Abstract

This article analyzes the role of the United Nations Development Program (UNDP) through the Hydrochlorofluorocarbons Phase-Out Management Plan (HPMP) Program which encourage Indonesia to implement regulations at the ministerial level that aim to undertake ozone layer protection and the phasing-out of the substances that deplete the ozone layer in Indonesia. This shows the role of international organization to shape national regulation in member states. In analyzing these problems, researchers used the framework of the international norm diffusion, specifically the conditions on economic assistance and the interaction with transnational actors, also the State Socialization. This study uses qualitative methods that emphasize non-numeric data and by conducting studies in previous studies. The conclusion of this research is that the UNDP through the HPMP Program has played a role in establishing national regulations related to Ozone Layer Protection and the phasing out of the substances that deplete the ozone layer which is regulated in Minister of Industry Regulation Number: 41/M-Ind/Per/5/2014 and Regulation of the Minister of Trade Number: 55/M-Dag/Per/ 9/2014.