Muh. Abdurrouf
FIK Unissula

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Islamic Caring Model on Increase Patient Satisfaction Muh. Abdurrouf; Nursalam Nursalam; Purwaningsih Purwaningsih
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2013): April 2013
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.336 KB) | DOI: 10.20473/jn.v8i1.3893

Abstract

Introduction: Patient satisfaction was important aspect that must be considered by health service providers, patients who were not satisfied will leave the hospital and be a competitor's customers so be able caused a decrease in sales of products/services and in turn could reduce and even loss of profit, therefore, the hospital must provided the best service so that it could increase patient satisfaction. The purpose of this study was to exams the effect of Islamic caring model on increase patient satisfaction.Methods: This study was used pre-experimental design, the respondents were 31 patients in the treatment group assigned Islamic caring and 31 patients with a kontrol group that were not given Islamic caring Inpatient Surgical Sultan Agung Islamic Hospital Semarang by using consecutive sampling techniques, patient satisfaction data collected through questionnaires and analyzed with Mann-Whitney test, as for finding out the Islamic caring for patient satisfaction were analyzed with spearmen's rho test.Results: The results showed that there was a significant influence of Islamic caring for perceived disconfirmation (p=0,000) there was a perceived disconfirmation influence on patient satisfaction significantly (p=0,000), there was a significant influence of Islamic caring for patient satisfaction in the treatment group with a kontrol group (p=0.001).Conclusion: Discussion of this study was Islamic caring model effect on the increase perceived disconfirmation and patient satisfaction, Perceived disconfirmation effect on patient satisfaction, patient satisfaction who given Islamic caring was increase, patients given Islamic caring had higher satisfaction levels than patients who not given Islamic caring. Suggestions put forward based on the results of the study of Islamic caring model could be applied in Sultan Agung Islamic Hospital as a model of nursing care, Islamic caring behavior can be learned and improved through training and commitment and could be applied in providing nursing care, further studies of other variables that had not been examined in accordance expectancy-disconfirmation theory according Wodruff and Gardial 2002 of comparison standard and satisfaction outcome.
Peningkatan mutu dan loyalitas pasien dengan meningkatkan pelayanan keperawatan syariah Fatriyani Yuli Srie; Dyah Wiji Puspita Sari; Dwi Heppy Rochmawati; Muhammad Abdurrouf
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 11, No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.11.2.1-11

Abstract

Pendahuluan: Persaingan antar rumah sakit semakin ketat akibat kemudahan pendirian rumah sakit swasta, sehingga rumah sakit dituntut untuk meningkatkan kualitas layanan sebagai strategi daya saing. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah pelayanan keperawatan berbasis syariah. Rumah Sakit Sari Asih Ciledug, sebagai rumah sakit tersertifikasi syariah, memiliki tantangan dalam implementasi pelayanan keperawatan syariah yang belum optimal. Beberapa indikator mutu syariah, seperti edukasi Islami dan pengingat ibadah, belum mencapai target yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelayanan keperawatan syariah terhadap mutu pelayanan syariah dan loyalitas pasien di RS Sari Asih Ciledug. Metode: Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah responden 176 pasien dengan tehnik purposive sampling. Hasil: Karakteristik responden sebagian besar terdiri dari perempuan (66,5%), usia  36-45 tahun (32,4%), Pendidikan terakhir S1 (42%), ada pengaruh antara pelayanan keperawatan Syariah terhadap mutu pelayanan Syariah dan loyalitas pasien di RS Sari Asih Ciledug dengan nilai p-value 0,000 (p-value <0,05) dengan nilai R (0,656). Simpulan: Mutu pelayanan dan loyalitas pasien dapat ditingkatkan dengan menerapkan pelayanan keperawatan Syariah.
Analisis peran faktor organisasi pada pelaksanaan pelayanan syariah Ahmad Ruba&#039;i; Muhammad Abdurrouf; Dyah Wiji Puspita Sari; Iwan Ardian
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 11, No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.11.2.12-18

Abstract

Pendahuluan: Pelayanan kesehatan berbasis syariah menjadi kebutuhan yang berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan nilai Islami. Namun, pelaksanaannya belum optimal di beberapa rumah sakit syariah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran faktor organisasi terhadap pelaksanaan pelayanan syariah di RSI Sultan Agung Banjarbaru. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 120 perawat dari tujuh ruangan rawat inap yang diambil secara total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur untuk variabel kepemimpinan, imbalan jasa, beban kerja, dan pelaksanaan pelayanan syariah. Hasil: Pelaksanaan pelayanan syariah dipengaruhi oleh kepemimpinan, imbalan jasa, dan beban kerja. Simpulan: Kepemimpinan, beban kerja, dan imbalan jasa memiliki peran penting dalam keberhasilan implementasi pelayanan syariah yang holistik dan sesuai nilai-nilai Islam.
Hubungan Beban Kerja dan Motivasi Perawat dengan Pelaksanaan Sasaran Keselamatan Pasien di Rumah Sakit IMC Bintaro Hayati Hayati; Muh. Abdurrouf; Iwan Ardian
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i1.20105

Abstract

ABSTRACT Hospital patient safety is a system where hospitals make patient care safer. The system includes risk assessment, identification and management of matters related to patient risk, reporting and analysis of incidents, the ability to learn from incidents and follow-up as well as implementing solutions to minimize the occurrence of risks. Patient safety targets (SKP) are a service system that aims to improve patient safety in hospitals. SKP highlights problematic areas in health services and outlines solutions to overcome these problems. This study aims to analyze the relationship between workload and nurse motivation with the implementation of patient safety targets at IMC Bintaro Hospital. This type of research is quantitative using a cross sectional approach. The sampling technique used is Total Sampling. The total population of nurses at IMC Bintaro Hospital is 74 nurses, so the sample size required for nurses at IMC Bintaro Hospital with the total research sample is 63 respondents. The data collection instrument used in this research was a questionnaire. Data analysis in this research includes univariate, bivariate and multivariate analysis. Keywords: Workload, Nurse Motivation, Patient Safety Goals.  ABSTRAK Keselamatan pasien (patient safety) rumah sakit adalah suatu sistem dimana rumah sakit membuat asuhan pasien lebih aman. Sistem tersebut meliputi pengkajian risiko, identifikasi dan pengelolaan hal yang berhubungan dengan risiko pasien, pelaporan dan analisis insiden, kemampuan belajar dari insiden dan tindak lanjutnya serta implementasi solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko. Sasaran keselamatan pasien (SKP) adalah sistem pelayanan yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit. SKP menyoroti area yang bermasalah dalam pelayanan kesehatan dan menguraikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan beban kerja dan motivasi perawat dengan pelaksanaan sasaran keselamatan pasien di Rumah Sakit IMC Bintaro. Jenis penelitian penelitian bersifat kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel ini yang digunakan adalah Total Sampling. Jumlah populasi perawat di RS IMC Bintaro sejumlah 74 orang perawat, maka besar sampel yang diperlukan untuk perawat RS IMC Bintaro dengan jumlah sample penelitian yaitu 63 responden. Instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini meliputi analisa univariat, bivariat dan multivariat. Kata Kunci: Beban Kerja, Motivasi Perawat, Sasaran Keselamatan Pasien.