Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PTERIDOPHYTA DI KAWASAN AIR TERJUN SUHOM KECAMATAN LHOONG KABUPATEN ACEH BESAR Wardiah Wardiah; Intan Sarina; Cut Nurmaliah; Hasanuddin hasanuddin
Biotik Vol 7, No 2 (2019): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v7i2.5650

Abstract

Fern is one of vegetation groups in the area of Suhom Waterfall, Lhoong District, Aceh Besar, Aceh, Indonesia. The study was aimed to determine the species of Pteridophyta scattered in the Suhom Waterfall Area, Lhoong District, Aceh Besar and their feasibility as a learning media of the Botany of Non-Vascular Plant course. The qualitative approach was used in this survey study. The research location was divided into three stations, Station I (the area above the waterfall), Station II (around the pool), and Station III (the river flow). Data were analyzed descriptively and the results showed that there were 33 species of Pteridophya that were classified into 4 Classis and 14 Familia. The Classis and Familia were Filicinae (Aspleniaceae, Anthyriaceae, Blechnaceae, Davalliaceae, Dropteridaceae, Glecheniaceae, Marceliaceae, Polypodiaceae, Pteridaceae, Schizaceae and Thelipteridaceae), Lycoopodiinae (Selaginellaeae), Lycoopodiinae (Selaginellaeae), and Psilotinae (Psilotaceae).
KIAMBANG (Pistia stratiotes) SEBAGAI AGEN FITOREMEDIASI LOGAM KROM (Cr) Isratul Izzah; Supriatno Supriatno; Wardiah Wardiah
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 5, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK V 2017
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.788 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v5i1.2176

Abstract

Fitoremediasi merupakan salah satu metode penanganan area yang tercemar dengan menggunakan tanaman. Salah satu tanaman yang dapat berpotensi sebagai agen fitoremediasi pencemaran logam krom adalah kiambang (Pistia stratiotes). Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat penurunan konsentrasi krom pada berbagai konsentrasi larutan krom dan pengaruh logam krom terhadap kandungan klorofil. Jenis penelitian adalah eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Parameter yang diamati antara lain kadar krom pada tanaman yang didapatkan dari selisih konsentrasi larutan krom sebelum dan setelah perlakuan. Selain itu, parameter yang diamati adalah kandungan klorofil dan penampakan morfologi tanaman setelah perlakuan. Data mengenai kadar krom dan kandungan klorofil pada tanaman dianalisis dengan ANAVA yang diikuti dengan uji lanjut Duncan pada tingkat kepercayaan 0,05. Hubungan kadar krom dengan kandungan klorofil dianalisis dengan uji korelasi dan regresi linier. Hasil analisis menunjukkan peningkatan penyerapan krom sejalan dengan pertambahan konsentrasi larutan krom. Penyerapan tertinggi terdapat pada larutan P4 dengan konsentrasi 375 ppm yaitu sebanyak 78 ppm. Kandungan klorofil juga ikut berkurang seiring peningkatan penyerapan krom pada tanaman. Kandungan klorofil terendah ditunjukkan oleh P1 dan P4 yaitu masing-masing sebanyak 6,7 dan 7 mg/L. Analisis korelasi menunjukkan hubungan penyerapan kadar krom dan kandungan klorofil pada tanaman sangat kuat, signifikan, dan tidak searah ( r = -1). Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah tanaman kiambang dapat dijadikan sebagai agen fitoremediasi logam krom. Logam krom dapat menurunkan kadar klorofil pada kiambang.