Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penguatan kapasitas guru madrasah melalui program pelatihan pengembangan strategi active learning di Madrasah Tsanawiyah Raudhatul Hikam NW Banyu Urip Praya Barat Emawati Emawati
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 14 No. 2 (2018): Transformasi Desember
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.24 KB) | DOI: 10.20414/transformasi.v14i2.579

Abstract

[Bahasa]: MTs Raudhatul Hikam merupakan satu-satunya madrasah berbasis pesantren di Desa Banyu Urip, Praya Barat, Lombok Tengah. Berdiri sejak tahun 2014, madrasah ini sekarang memiliki peserta didik berjumlah 40 anak dan guru sebanyak 17 orang. Pengelola yayasan dan guru-guru di madrasah ini mayoritas masih berusia muda dan belum banyak pengalaman mengajar. Oleh karenanya pelaksanaan kegiatan pengabdian madrasah binaan terkait peningkatan kapasitas guru sangat diperlukan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran aktif. Metode yang menggunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan peer teching. Berdasarkan kegiatan peer teaching menunjukkan bahwa 60% guru belum terampil menerapkan pembelajaran aktif. Namun setelah diadakan kegiatan pendampingan, monitoring, dan evaluasi secara simultan maka perbaikan dan peningkatan kemampuan mengelola pembelajaran aktif di kelas menjadi meningkat. Kata kunci: madrasah, pelatihan, peer teaching [English]: MTs Raudhatul Hikam is the only pesantren-based madrasa in Banyu Urip Village, Praya Barat, Lombok Tengah. Established in 2014, this madrasa now has 40 students and 17 teachers. The managers of foundations and teachers in the madrasa are mostly still young and have not had much teaching experience. Therefore, the implementation of madrasah service activities related to increasing teacher capacity is very necessary. This community service activity aims to develop the teacher's ability to design active learning. The method used in this service is training and peer teching. Based on peer teaching activities shows that 60% of teachers have not been skilled in implementing active learning. However, after simultaneous assistance, monitoring and evaluation activities were held, the improvement and improvement of the ability to manage active learning in the classroom increased. Keyword: madrasa, training, peer teaching
Menapaki Cinta Sejati yang Dirindukan: Pembelajaran dari Sufi Perempuan R?bi'ah al-'Adaw?yah Emawati Emawati
QAWWAM Vol. 11 No. 2 (2017): Qawwam: Journal for Gender Mainstreaming
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/qawwam.v11i2.725

Abstract

Orientasi mementingkan kehidupan duniaw i telah menjadi fenomena yang terjadi dalam masyarakat muslim setelah abad pertama Hijriyah. Inilah yang menjadi konteks lahirnya asketisisme dalam sejarah Islam. R?bi„ah al-„Adaw ?yah muncul sebagai sosok sufi perempuan pertama yang menggeser orientasi tasaw uf mainstream saat itu, yakni sangat menginginkan surga di akhirat dan sangat takut pada siksa neraka. R?bi„ah mengenalkan konsep cinta kepada Allah sebagai ajarannya, cinta karena unsur-unsur kerinduan („ishq) dan cinta (ma?abbah) “cinta karena kau layak dicinta”. Baginya tidak ada alasan apa pun yang dapat mengalahkan kerinduan dan kecintaannya kepada Allah, bahkan lamaran dari pangeran sekalipun. Ibadahnya semata-mata karena rindu dan cinta kepada Allah, bukan karena mengharap surga dan takut neraka-Nya. Konteks masyarakat muslim masa kini yang terjangkiti w abah hedonisme dan profit oriented, nilai kesederhanaan dan ketulusan cinta dari perjalanan hidup R?bi„ah harus segera diaktualisasikan dalam kehidupan, demikian juga pembelajaran kesederhanaan dan ketulusan cinta harus segera diformulasikan dengan serius oleh lembaga pendidikan Islam dalam desain pembelajarannya.
Dampak Kapitalisme Global terhadap Pendidikan Islam Emawati Emawati
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol. 14 No. 2 (2018): Kajian Keislaman Kontemporer
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.546 KB) | DOI: 10.20414/jpk.v14i2.699

Abstract

Tujuan Kajian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dampak kapitalisme global terhadap pendidikan islam. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data, dalam hal ini penulis akan melakukan identifikasi wacana dari buku-buku, makalah atau artikel, majalah, jurnal, web (internet), ataupun informasi lainnya yang berhubungan dengan judul penulisan untuk mencari hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah dan sebagainya. Teknik yang digunakan dalam tesis ini adalah analisis data model Miles dan Huberman.Aktifitas analisis data model ini antara lain, reduksi data (data reduction), display data dan gambaran konklusi atau verifikasi (conclusion drawing/verification). Hasil kajian menunjukkan bahwa humanisme religius sebagai paradigma, maka orientasi pendidikan Islam dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi, formal, dan informal perlu diarahkan ke titik ini. Dengan paradigma ini, pendidikan Islam, khususnya konteks Indonesia (periferi), diharapkan mampu menyiapkan dirinya sebagai suatu sistem yang dapat diandalkan dalam menyiapkan peserta didik yang siap menghadapi segala dampak yang ditimbulkan akibat kapitalisme global yang dikuasai negara-negara Barat (center).Dengan paradigma ini, peserta didik dapat tumbuh kembang dengan segala potensi dirinya masing-masing, dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai religius. Dengan demikian pendidikan Islam tidak akan mengabaikan pentingnya pendidikan jasmani dan rohani serta pendidikan alam, tidak mendikotomikan elemen-elemen tersebut. Pada akhirnya, Insan kamil adalah sasaran pendidikan dalam Islam, dan ini dapat disasar dengan menggunakan paradigma humanisme religius. Title: The Impact of Global Capitalism on Islamic Education Abstract: The objective of this study is to find out how the impact of global capitalism on Islamic education. This research belongs to the category of library research. In data collection techniques, the researcher identified discourses from books, papers or articles, magazines, journals, web (internet), or other information related to the writing title to look for the things or variables in the form of notes, transcripts , books, newspapers, magazines and etc. The technique used in this thesis was the data analysis of Miles and Huberman model. The data analysis activities of this model included data reduction, data display and conclusion drawing/verification. The results of the study showed that religious humanism is as a paradigm, so that the orientation of Islamic education from elementary level to university level, formal, and informal needs to be directed to this point. With this paradigm, Islamic education, especially in Indonesian context (periferi), is expected to be able to prepare itself as a system which can be relied on preparing students who are ready to face all impacts caused by global capitalism which is controlled by Western countries (center). With this paradigm, the students can grow and develop all potentials that they have, while they keep the religious values. Thus Islamic education will not ignore the importance of physical and spiritual education and natural education; it does not dichotomize those elements. In the end, Insan Kamil (perfect human) is the target of education in Islam, and it can be targeted by using the paradigm of religious humanism.
Menemukan Makna Aurat Dalam Tafsir Al-Qur’an Klasik Dan Ontemporer Emawati Emawati
Ulumuna Vol 10 No 2 (2006): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/ujis.v10i2.456

Abstract

Elucidating meaning of a term which later develops to be a concept need a comprehensive understanding and depth knowledge of the term. Genital (awrât, aurat) which arises to be a debatable concept needs reconsideration in its meaning which recently merely associated with the female rather than the male. For that reason, this writing, with its limitation, is trying to explore the comprehensive meaning of genital which is mentioned four times in the holy Qur’an in three verses—al-Ahzâb (33):13, al-Nûr (24): 58 and al-Nûr (24): 31. The exploration of meaning of the verses here will be focused on the meaning given by three experts in their books namely al-Qurthûbî, al-Marâghî and Quraish Shihab. However, for the aim of getting closer to the perfectness, this writing is also supported by the idea of some modern experts to see how genital is perceived according to the socio-culture of the society.
Hadis dan Sunnah sebagai Landasan Tradisi dalam Islam: Analisis Historis Terminologis Emawati Emawati
Ulumuna Vol 15 No 2 (2011): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/ujis.v15i2.204

Abstract

The second source of Islamic law is the sunnah or hadîts. This is not something new and disputed again by all Muslims, but the issue is whether the two terms have the same sense? Western as well as Islamic scholars question the definition of both terms and its use because it has implications for the nature of authority and authenticity of both as a foundation in Islamic tradition. It will be revealed in this paper in historical perspective the development of definition and use of the terms, hadîts and sunnah, since the early generation, time of the Prophet Muhammad, until now. A variety of referral sources originating from Western and Islamic scholars are traced and studied in order to find the meeting point of difference of views developed on these two terms.
Model Integrasi PAI dengan Pendidikan Lingkungan dan Implikasinya terhadap Sikap Peduli Lingkungan di SMPN 1 Labuapi Emawati Emawati; lm nurul wathan; nurrahmi nurrahmi
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Vol. 15 No. 2 (2021): December
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elhikmah.v15i2.4249

Abstract

Akhir-akhir ini kasus kerusakan lingkungan hidup di Indonesia semakin parah. Untuk itu harus ada tindakan progresif dalam mengatasi permasalahan tersebut. Salah satunya melalui dunia pendidikan dengan cara mengintegrasikan Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan pendidikan lingkungan dalam proses pembelajaran. Lembaga pendidikan yang telah menerapkan hal tersebut dan satu sekolah yang menerapkan program adiwiyata sejak tahun 2018 hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui: 1) model integrasi pendidikan agama Islam dengan pendidikan lingkungan di SMPN1 Labuapi dan 2) implikasi penerapan model integrasi Pendidikan Agama Islam dengan pendidikan lingkungan terhadap perilaku peduli lingkungan siswa SMPN 1 Labuapi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan mengambil latar belakang SMPN 1 Labuapi. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus, subjek penelitian ini yaitu Kepala sekolah, Wakil Kepala sekolah, Guru Pendidikan Agama Islam, siswa dan pengelola tim adiwiyata. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta pengambilan sampel sumber data yang dilakukan secara purposif dan nowball dan menggunakan teknik keabsahan data trianggulasi data. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut:1) Model integrasi yang dilakukan di SMPN 1 Labuapi dilaksanakan oleh Guru PAI dalam tiga bentuk yang pertama dengan megintegrasikan pendidikan lingkungan ke dalam pembelajaran PAI yang sedang diajarkannya. Kedua dengan menjadi contoh teladan yang baik ketika berada di luar ruangan dengan memberikan contoh teladan seperti membueng sampah pada tempatnya. Ketiga dengan mengintegrasikan pendidikan lingkungan ke dalam budaya sekolah. 2) implikasi penerapan model integrasi Pendidikan Agama Islam dengan pendidikan lingkungan terhadap perilaku peduli lingkungan siswa di SMPN 1 Labuapi, memiliki tiga dampak yaitu meningkatnya kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, terbentuknya kebiasaan peduli lingkungan dan terbentuknya sikap gemar merawat lingkungan dari peserta didik
Implementasi Pendidikan Karakter Santri di Era Teknologi (Studi Pondok Pesantren Putri Nurul Hakim Kediri Lombok Barat Raudatul Jannah Abdul; Nurul Yakin; Emawati Emawati
Schemata: Jurnal Pasca Sarjana IAIN Mataram Vol. 9 No. 2 (2020): Schemata: Jurnal Pascasarjana IAIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.584 KB) | DOI: 10.20414/schemata.v9i2.2666

Abstract

Today's technological advances have many positive impacts on human life, especially the ease of communication. However, the negative impacts were not insignificant, including on aspects of the character of the technology users. The important thing that needs to be noticed is how to attempt to defeat the negative impacts caused. This context is the research which was conducted. The purpose of this research is to explore how the implementation of character education for santri in the technological era at Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri, West Lombok. This research is a qualitative research with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The collected data were analyzed using the Miles and Huberman model through the stages of data collection, data reduction, data presentation and data verification. The validity of the data was checked through triangulation of sources and triangulation of techniques. The results of this study indicate that, the character education for santri in the technological era at Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri, West Lombok is implemented in integrating character education in the process of teaching and learning the boarding materials and instilling character values ??in programmed daily activities. The character values ??implemented in Nurul Hakim Islamic Boarding School are religious, independent, disciplined, honest, creative, hard work, integrity, responsibility and behaving politely to everyone. The implementation of character education is an effective strategy to prevent various negative impacts caused by current technological advances on the santri of Nurul Hakim Islamic Boarding School Kediri West Lombok. Kemajuan teknologi saat ini telah memberikan banyak dampak positif pada kehidupan manusia terutama kemudahan berkomunikasi. Namun demikian, dampak negatif yang ditimbulkan juga tidak sedikit, di antaranya pada aspek karakter pengguna teknologi tersebut. Hal penting yang perlu dilakukan adalah bagaimana upaya untuk menanggulagi dampak negatif yang ditimbulkan tersebut. Konteks inilah penelitian ini dilakukan. Tujuan riset ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana implementasi pendidikan karakter santri pada era teknologi di Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Keabsahan data dicek melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, implementasi pendidikan karakter santri pada era teknologi di Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat yaitu dengan mengintegrasikan pendidikan karakter dalam proses belajar mengajar kepondokan dan menanamkan nilai karakter dalam kegiatan harian yang diprogramkan. Nilai-nilai karakter yang diimplementasikan di Pondok Pesantren Nurul Hakim yaitu religius, mandiri, disiplin, jujur, kreatif, kerja keras, integritas, tanggung jawab dan berperilaku sopan kepada semua orang. Implementasi pendidikan karakter tersebut merupakan strategi yang efektif untuk mencegah berbagai dampak negatif yang ditimbulkan oleh kemajuan teknologi saat ini terhadap santri Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat.
IMPLEMENTATION OF CONSTRUCTIVE THEORY IN PAI LEARNING DESIGN IN SUMBAWA BESAR 2 STATE HIGH SCHOOL Muhammad Junaidi; Saparudin Saparudin; Emawati Emawati
Conciencia Vol 22 No 1 (2022): Conciencia
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/conciencia.v22i1.13858

Abstract

Various efforts have been made to improve the quality of education. As well as to prove that the meaningfulness of PAI learning in the learning process is very closely related to the theory used. One of them is by implementing constructivist theory in learning. As was done at SMA Negeri 2 Sumbawa Besar in the PAI learning process. The purpose of this study was to analyze the implementation of constructivist learning theory in PAI learning design, and to find out the meaningful implications of constructivist learning theory in the PAI learning process at SMA Negeri 2 Sumbawa Besar. This study uses a field research method that is descriptive qualitative, with the research location at SMA Negeri 2 Sumbawa Besar. Data collection was carried out by observation, interview and documentation methods. The object of research in this research is the implementation of constructivist theory in Islamic Islamic education learning design, while the research subjects are 4 Islamic Islamic education subject teachers and students of class X and XI. And to analyze the data obtained from the research results, the author uses data analysis techniques consisting of of the three flow of activities namely data reduction, data presentation and verification or drawing conclusions. From the results of the analysis it was concluded that, the planning of constructivist theory in the design of PAI learning has been realized in the PAI learning process that has been carried out even though there are still obstacles when the learning process takes place. In which there are already 4 learning steps with a constructivist approach, namely the apperception stage, the exploration stage, the discussion stage and concept explanation. Evaluation of learning by the teacher still tends to prioritize the assessment of results in the cognitive domain of students through doing exercises that have been prepared by the teacher.
ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TEACHER STRATEGIES IN FOSTERING MULTICULTURAL EDUCATION AT PUBLIC JUNIOR HIGH SCHOOL 7 MATARAM Fitrah Jaiman; Ismail Thoib; Emawati Emawati
Conciencia Vol 22 No 2 (2022): Conciencia
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/conciencia.v22i2.12880

Abstract

There is a lot of diversity in religion, culture, language, ethnicity, and customs in SMP Negeri 7 Mataram school. But this is not a trigger for the birth of conflict. This research was conducted at SMP Negeri 7 Mataram. This research aims to analyze the strategy of Islamic Religious Education Teachers in fostering students' multicultural education. The approach used is qualitative with the case study method. Data collection techniques are done by interview, observation, and documentation. The data analysis process uses Miles and Huberman's theory: data reduction, display, and verification. The results of the study state that the strategy of Islamic Religious Education teachers in fostering students' multicultural education is done through promoting and strengthening attitudes, providing freedom, teaching knowledge or integration, providing equal treatment, and counseling multicultural reinforcement.
Creative Strategies of Islamic Religious Education’s Management Learning in Junior High School Post Covid Emawati Emawati
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol. 19 No. 1 (2023): Contemporary Islamic Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jpk.v19i1.7341

Abstract

Lembaga pendidikan mengalami berbagai bentuk disrupsi dalam sistem pendidikan sejak pandemi Covid-19 melanda dunia. Hampir dua ratus negara menutup sekolah, Fenomena serupa terjadi juga di SMPN 2 Mataram NTB Indonesia, sebagai lokus penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh rumusan strategi kreatif dalam manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah ini sebagai lesson learn dari pandemi Covid-19. Pendekatan kualitatif digunakan dalam studi ini dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner pertanyaan terbuka melalui google form untuk 45 siswa dan 2 guru PAI. Hasil jawaban kuesioner dianalisis dengan menggunakan adalah analisis SWOT. Penelitian ini menghasilkan empat strategi kreatif dalam manajemen pembelajaran PAI meliputi Strategi Strengths–Opportunities (SO), Weaknesses–Opportunities (WO), Strengths–Threats (ST), dan Weaknesses–Threats (WT). Rumusan strategi tersebut dapat dijadikan sebagai masukan dalam peningkatan manajemen pembelajaran PAI di Sekolah Menegah Pertama tidak saja di SMPN 2 Mataram, akan tetapi secara umum di Indonesia, saat mengahadapi pandemi Covid maupun post Covid.