Oryza Pneumatica I.
Program Studi Sosiologi Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksistensi Wanita Pemecah Batu Antara Peran Gender dan Adaptasi Ekonomi Rumah Tangga Oryza Pneumatica I.
QAWWAM Vol. 12 No. 1 (2018): Qawwam: Journal for Gender Mainstreaming
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/qawwam.v12i1.781

Abstract

Pada masyarakatyangmenganut sistem patriarkis, fungsiekonomis keluarga diperankan oleh suami sebagai kepala rumah tangga, sedangkan, eksistensi diri seorang wanita identik dengan pekerjaan domestik dalam rumah tangga.Desakan kebutuhan ekonomi menjadi tantangan nyata yang harus disikapi oleh keluarga termasuk mendorong peran wanita untuk turut membantu fungsi ekonomi rumah tangga.Ketika wanita bekerja di luar rumah, khususnya sebagai pemecah batu maka terdapat pergeseran peran dan fungsi yang tentunya melekat pada pemahaman wanita tersebut sebagai bagian dari eksistensi diri. Adapun tujuan penelitian ini yakni ingin mengetahui bagaimana eksistensi diri yang dipahami oleh wanita pemecah batu dalam fungsi dan peran gender di dalam rumah tangga, dan bagaimana eksistensi diri yang dipahami oleh wanita pemecah batu dalam fungsi dan peran komplementer ekonomi rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan teoritis eksistensi Jean Paul Sartre.Pendekatan penelitian yang dipergunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Eksistensi diri yang dipahami oleh wanita pemecah batu dalam fungsi dan peran gender di dalam rumah tangga adalah sebagai manifestasi perluasan fungsi-fungsi peran gender yang tidak saja terkonsentrasi pada peran konvensional mengatur penghasilan saja, namun disertai upaya-upaya untuk turut membantu peran ekonomi suami. Selain itu, eksistensi diri yang dipahami wanita pemecah batu dalam aktivitas ekonominya sebagai wujud pengabdian terhadap keluarga dengan turut meringankan beban suami serta melengkapi peran suami. Sedangkan Eksistensi diri yang dipahami oleh wanita pemecah batu dalam fungsi dan peran komplementer ekonomi rumah tangga yakni pertama sebagai manifestasi kontribusi istri dalam upaya menambah penghasilan keluarga dengan memanfaatkan waktu disela-sela peran sebagai ibu rumah tangga dengan cara yang produktif. Kedua Eksistensi kemandirian istri yang tidak semata bergantung kepada penghasilan suami dalam memenuhi kebutuhan keluarga.