Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI PENURUNAN LEVEL COD DAN KADAR LOGAM BERAT PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI TEKSTIL DENGAN PERLAKUAN KOAGULASI DAN ELEKTROKOAGULASI Qifni Yasa Ash Shiddiqi; Bambang Hari Prabowo; Rafina Pertiwi Putri; Ayu Sari Larasati; Achmad Dwitama Karisma
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 11 NOMOR 1 JUNI 2022
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v11i1.11290

Abstract

Industri tekstil merupakan industri yang menghasilkan limbah cair dengan kandungan bahan kimia yang beragam seperti pati, asam, alkali, reduktor, oksidator, surfaktan, elektrolit, dan zat warna. Masih banyak industri tekstil yang membuang limbah hasil aktivitas produksinya tanpa melalui IPAL dibuang langsung ke lingkungan sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan terjadi sampai saat ini di sungai Citarum, Kabupaten Bandung Barat yang didominasi oleh limbah industri tekstil. Pada penelitian ini, metode koagulasi dan elektrokoagulasi akan digunakan untuk mengetahui kemampuan dalam menurunkan atau mereduksi berbagai polutan yang terkandung dalam limbah cair industri tekstil. Pada metode koagulasi menggunakan PAC (poly aluminium chloride) dan tawas sebagai koagulan sedangkan pada metode elektrokoagulasi menggunakan elektroda alumunium yang dimana ion-ion Al berfungsi sebagai koagulan. Pada perlakuan koagulasi, faktor yang divariasikan yaitu kecepatan putaran pengaduk 150 rpm dan dosis PAC (100, 150, dan 200 ppm) dengan waktu pengendapan 60 menit. Pada elektrokoagulasi, waktu kontak yang divariasikan (5, 10, 15, 20, 30, 45, dan 60 menit) dengan kuat arus 5 ampere. Analisis yang akan dilakukan pada parameter konsentrasi yang terkandung dalam limbah cair tekstil yaitu pH, TSS, TDS, COD, turbiditas, dan kandungan logam. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil terbaik diperoleh pada koagulasi menggunakan PAC dengan konsentrasi 200 ppm dengan hasil penurunan COD sebesar 90,71 %, Fe 86,96% dan Cu 67,48%.
EKSTRAKSI SENYAWA ANTOSIANIN DARI KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) MENGGUNAKAN METODE MICROWAVE ASSISTED HYDRODISTILLATION (MAHD) Qifni Yasa Ash Shiddiqi; Achmad Dwitama Karisma
Jurnal Chemurgy Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Chemurgy-Juni 2021
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v5i1.5699

Abstract

One of the problems in Indonesia is the use of synthetic dyes in textiles and food. Synthetic dyes themselves can be replaced by natural dyes that are safer for health. Natural dyes can be produced from the pericarp of red pitaya (Hylocereus polyrhizus). The pericarp of the red pitaya has an anthocyanin content of 186.90 mg/100gram. The taking of anthocyanin compounds is usually done using several types of extraction methods. This study used Microwave-Assisted Hydrodistillation (MAHD) method. This method can utilize microwaves to extract natural material compounds. Extraction is performed using ethanol-water solvent (4:1 ratio), material size of ≤0.25 mm with variations in extract time of 2, 4, and 6 minutes. This research discovered that the optimum conditions were at 4 minutes in the MAHD method with an anthocyanin concentration of 52,184 (mg / 100g).