Achmad Baihaqi
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The individual differentiation and Implications In Islamic Education Models Amilia Afnani; Achmad Baihaqi
At-Ta'dib Vol 15, No 1 (2020): Pembelajaran Islam dalam Konteks Pesantren Masa Kini
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v15i1.4881

Abstract

Background: The concept of individual-based learning offered by the west, has not been able to be applied maximally by majority of Islamic Religious Education teachers. The concept of Islamic education based on individuals is expected to be obtained by further studying the guidelines of Islamic teaching (Al Qur'an and Hadith). This study aims at examiney the literature, articles, and documents of research results on Islamic perspectives on individual differences and their implications in education. The method used was a literature review, articles were collected using various search engines. From a variety of literature, it showsed that various models of Islamic education that distinguish individuals have not fully influenced, why in its application still seems passive. Conclusion: The Islamic Education Model that needs to be differentiated by individuals must be realized and evaluated and continuously developed.
Mengembangkan Nilai-Nilai Multikulturalisme dalam Pendidikan Islam Jerry David Hermawan; Achmad Baihaqi
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v5i1.567

Abstract

Penanaman nilai-nilai multikulturalisme yang paling efektif adalah melalui dunia pendidikan, dalam hal ini salah satunya dengan penerapan pendidikan dan menanamkan nilai-nilai multikultural untuk memberikan respon terhadap keberagaman budaya dengan menawarkan demokrasi, kesetaraan, kemerdekaan, dan keberagaman dalam sebuah pendekatan. Pendidikan multikultural membawa setiap lapisan masyarakat merasa dikenali, dihargai, diperlakukan secara demokratis dan pantas kendati berbagai perbedaan budaya. Indikasi idealnya adalah adanya kemauan untuk menerima dan menghargai kelompok-kelompok lain dari etnik, gender, dan afiliasi agama dan budaya. Pendidikan multikultural muncul sebagai pengikat, kepenghubungan, pengaman, dan penjamin terhadap keberlangsungan kemajemukan. Hal tersebut dimaksudkan untuk terciptanya keharmonisan antar sesama manusia dengan perbedaan yang sudah pasti terjadi di antara mereka. Sejatinya, core values pendidikan multikultural memiliki kesamaan dengan nilai-nilai inti yang terdapat dalam ajaran Islam terkait dengan hubungan antar sesama manusia. Dengan demikian, ajaran-ajaran Islam yang diaplikasikan pada pendidikan Islam secara garis besar telah memuat nilai-nilai multikultural.