Fariza Eka Yunita
Pusat Penelitian Metalurgi dan Material, LIPI

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Uji Karakteristik Magnesium Karbonat Sintetis Dari Mineral Dolomit Nadia Chrisayu Natasha; Januar Irawan; Eko Sulistiyono; Fariza Eka Yunita; Ahmad R Rhamdani
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Magnesium karbonat merupakan salah satu bahan yang banyak dibutuhkan oleh dunia industri di Indonesia, seperti industri cat, kertas dan farmasi. Pada umumnya, harga magnesium karbonat beragam tergantung dari tingkat kemurnian, ukuran butiran dan sifat fisik. Hingga saat ini untuk memenuhi kebutuhan magnesium karbonat di Indonesia berasal dari impor, sedangkan Indonesia memiliki potensi akan bahan baku pembuatan magnesium karbonat yang cukup melimpah. Bahan baku yang dapat digunakan dalam pembuatan magnesium karbonat tersebut ialah dolomit. Penelitian ini dilakukan dengan mengikuti tahapan – tahapan berikut penggerusan dolomit, kalsinasi, pelarutan dolomit dengan air dan proses karbonasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembuatan magnesium karbonat dari dolomit berhasil dilakukan dalam bentuk senyawa hidromagnesit (C4H10Mg5O18) dengan kemurnian magnesium yang diperoleh hingga 95%. Pada tulisan ini akan dipaparkan mengenai karakteristik magnesium karbonat yang telah dihasilkan menggunakan metode XRD, XRF dan SEM-EDX.
Pengaruh Natrium Terhadap Adsorpsi Lithium Pada Proses Pengendapan Menggunakan Mangan Hidroksida Fariza Eka Yunita; Latifa Hanum Lalasari; Bagaskoro Pranata Ardhi; Atmanto Heru Wibowo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Litium mangan oksida atau LMO (LiMn2O4) merupakan salah satu senyawa litium yang digunakan sebagai katoda baterai. Pada penelitian sebelumnya, diketahui bahwa LMO dapat dipreparasi menggunakan metode presipitasi di dalam fasa aqueous menggunakan prekursor anorganik. Serangkaian percobaan dilakukan untuk menyelidiki proses adsorpsi litium dalam campuran LiCl, MnSO4, NH4OH serta pengaruh ion natrium terhadap proses tersebut. Mangan sulfat dengan massa 25 gram dilarutkan dalam 200 ml air distilasi dengan ammonia sesuai perhitungan stoikiometri. Larutan ini kemudian ditambahkan LiCl serta NaCl dengan berbagai variasi perbandingan konsentrasi dan diaduk selama 1 jam. Residu yang dihasilkan kemudian dikeringkan dan dikalsinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorpsi ion litium pada proses pengendapan mangan hidroksida akan terganggu dengan penambahan natrium. Selektivitas adsorpsi ion litum akan menurun seiring dengan penambahan konsentrasi ion natrium, sehingga diharapkan prekursor yang akan digunakan dalam sintesis katoda LMO harus bebas dari unsur-unsur pengotor lainnya terutama natrium.
Studi Potensi Limbah Hasil Pengolahan Magnesium Karbonat Sintesis Dari Mineral Dolomit Eko Sulistiyono; Fariza Eka Yunita; Nadia Chrisayu Natasha; Januar Irawan; Ahmad Rizky Rhamdani
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengolahan mineral dolomit menjadi magnesium karbonat menggunakan proses karbonatasitelah dilakukan di Pusat Penelitian Metalurgi dan Material LIPI. Penggunaan metode karbonatasi pada mineral dolomit akan menghasilkan dua produk yakni magnesium karbonat dan kalsium karbonat. Pembuatan magnesium karbonat dari mineral dolomit melalui empat tahapan yaitu kalsinasi, slaking, karbonatasi dan filtrasi. Setelah dilakukan proses filtrasi, akan menghasilkan filtrat yang berupa larutan magnesium bikarbonat dan residu. Dari hasil karakterisasi X-ray diffraction teridentifikasi bahwa residu yang dihasilkan mengandung senyawa kompleks magnesium, kalsium dan oksida hidrat. Sedangkan berdasarkan analisis Scanning Electron Microscopy / Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy dan X-ray fluorescence spectrometry , residu didominasi oleh unsur kalsium. Berdasarkan analisis X-ray fluorescence spectrometry kadar kalsium 55,19% sedangkan berdasarkan analisis pemetaan butiran dengan Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy kadar kalsium sebesar 27,8%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa limbah yang dihasilkan dari proses pembuatan magnesium karbonat berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai pupuk penetralisir tanah, bahan refractory dan bahan adsorbent gas sulfur dioksida.