Dede Sumarna
Universitas Sangga Buana YPKP Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IDENTIFIKASI EROSI DAN PENGARUHNYA TERHADAP LAPISAN TANAH SUBUR PADA LAHAN PERTANIAN PRODUKTIF STUDI KASUS: DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) CITARUM HULU Dede Sumarna
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah adalah tiga propinsi dengan urutan teratas yang berpenduduk terbanyak yaitu masing-masing berjumlah 43.021.826 orang, 37.476.011 orang, dan 32.380.687 orang (Cita Citarum, edisi Mei 2012). penduduk yang besar tersebut berkorelasi dengan bertambahnya kebutuhan lahan untuk berbagai kepentingan hidup manusia. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat besaran erosi pada DAS Citarum hulu, mengetahui produktifitas lahan pada DAS Citarum hulu, mengetahui faktor alam yang mempengaruhi erosi dan faktor manuasia  yang signifikan mempengaruhi produktifitas lahan pertanian. Persamaan untuk menghitung besarnya erosi dalam penelitian ini menggunakan Persamaan Umum Kehilangan Tanah (PUKT) atau Universal Soil Loss Equation (USLE) yaitu A = R K L S CP dengan satuan Ton/Ha/Th. Produktivitas lahan adalah besarnya hasil produksi (Kg) dari lahan keluarga petani per satuan luas per tahun (Permenhut No. P.04/V-SET/2009). Partial Least Square (PLS) adalah metode yang digunakan untuk membangun model prediksi (explanatory research). Faktor signifikan mempengaruhi produktifitas untuk kelompok faktor alam yang mempengaruhi erosi pada penelitian ini, adalah iklim 0.044, tanah 0.047, topografi 0.040, vegetasi 0.054, morfologilahan 0.017, morfokonservasi 0.017 berpengaruh positif terhadap produktifitas, sedangkan faktor sedimentasi yang semula diteliti tidak berpengaruh positif, sehingga variabel tersebut dibuang. Untuk kelompok faktor manusia yang signifikan berpengaruh dalam Produktifitas lahan pertanian adalah social 0.478 ekonomi 0.001 budaya 0.025 dan kelembagaan 0.000. Sedangkan tingkat besaran erosi mulai dari sangat ringan (SR) 0,003 ton/ha/thn sampai sangar berat (SB) 501.67 ton/ha/thn, produktifias lahan di daerah aliran sungai Citarum Hulu Kelas produktivitas rendah (R) memiliki produktivitas netto antara Rp. 15.900.000/Ha/Th sampai tinggi (T) Rp. 32.150.000/Ha/Th.