Secara umum pemilihan dimensi profil balok pada struktur baja dilakukan dengan cara memilih profil dan menggunakan tabel profil baja. Kriteria awal disain diambil berdasarkan nilai modulus plastis penampang yang diperlukan. Saat ini rasio elemen penampang sudah ditentukan dan tercantum pada tabel profil baja. Cara lain untuk disain profil dapat menggunakan profil built up sesuai keperluan. Hal ini, perlu dilakukan evaluasi rasio elemen penampang profil IWF yang optimum. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan menggunakan algoritma genetik untuk mengajukan sebuah metode alternatif dalam menentukan rasio elemen profil I paling optimum sebagai elemen balok. Ketebalan elemen sayap dan badan merupakan rasio perbandingan tw/d, tf/d dan bf/d. Pengujian pada 25 kasus balok dengan bentang dan beban yang berbeda yaitu mulai bentang balok 12-20 meter dengan beban yang diberikan mulai dari 7,5-9,5 kN/m, ditemukan bahwa rasio perbandingan yang memenuhi kriteria penampang profil I optimum untuk tw/d antara (3,4% – 30%), untuk tf/d antara (0,3% – 1,8%) dan untuk bf/d antara (1,2% – 1,4%). Untuk badan dengan mutu baja fy=400 MPa, batasan yang digunakan minimum 90% mencapai p. Untuk sayap dengan mutu baja fy=400 MPa, diperoleh minimum 76,5% mencapai p. Penentukan tebal pelat elemen pada dimensi profil I dapat dipakai sebagai referensi dalam mebuat profil built up.