Adi Prismantoko
Balai Teknologi Bahan Bakar dan Rekayasa Disain, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REDUKSI KANDUNGAN KALIUM TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DENGAN PENCUCIAN METODA ALIRAN AIR Adi Prismantoko; Yayan Heryana; Yoga Peryoga; Agung Wijono
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai penghasil CPO terbesar di dunia, Indonesia saat ini mempunyai limbah padat Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) yang sangat banyak yaitu sekitar 29 juta ton per tahun. Potensi listrik yang dapat dibangkitkan dengan menggunakan TKKS ini adalah sebesar 1100 MW. Tetapi untuk mempergunakan 100% TKKS sebagai bahan bakar boiler, harus dilakukan pretreatment agar berkurang kandungan kadar Kalium dan kandungan airnya. Sistem pencucian biomassa bertujuan untuk mengurangi kandungan mineral-mineral khususnya mineral dengan titik leleh rendah seperti Kalium yang terkandung di dalam biomassa. Kandungan kalium yang tinggi pada TKKS yang digunakan sebagai bahan bakar boiler dapat menyebabkan slagging pada tubes boiler. Metodologi pencucian biomassa pada penelitian ini dilakukan dengan Metoda Aliran Air (Water Flow Method), yaitu cacahan TKKS dialiri dengan sejumlah air dengan kecepatan alir tertentu, sehingga pengotor akan terlepas dari biomassa. Pencucian dilakukan dengan variasi laju alir air pencuci dan waktu kontak antara biomassa dengan air. Penurunan kadar abu (Kalium) bervariasi antara 30-55% massa, tergantung variasi yang dipilih. Kadar abu terendah diperoleh dengan proses pencucian dengan jumlah air yang besar. Mengingat air yang tersedia untuk proses terbatas, maka perlu dilakukan optimasi laju air pencuci dan pengelolaan daur ulang air limbah. Hasil penurunan yang juga cukup signifikan diperoleh pada proses pencucian dengan laju alir yang relatif lebih rendah yaitu 1 Liter/menit selama 10 menit, ditandai penurunan kadar abu sekitar 50% massa. Pencucian biomassa dengan air yang mengalir sangat efektif dan dapat mengurangi kandungan kalium dalam TKKS hingga 50% massa