Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

APLIKASI PENGINDERAAN JAUH UNTUK MENGKAJI TUTUPAN VEGETASI KAWASAN URBAN KOTA SURAKARTA 2017 MENGGUNAKAN CITRA SATELIT SENTINEL 2A Cynthia Permata Sari; Wiryanto Wiryanto; Prabang Setyono
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Graduate School Bogor Agricultural University (SPs IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.9.1.152-158

Abstract

Citra resolusi tinggi Sentinel 2A merupakan salah satu media untuk menilai kerapatan vegetasi kawasan perkotaan. Kecamatan Laweyan merupakan kawasan urban Surakarta dengan ragam dan intensitas kegiatan antropogenik tinggi. Tujuan penelitian ini adalah menentukan tutupan vegetasi Kecamatan Laweyan sebagai data dasar penentuan kebijakan ruang terbuka hijau untuk penyeimbang aktivitas antropogenik pada kawasan urban. Penelitian dilakukan dengan metode penginderaan jauh untuk menentukan nilai NDVI dengan menggunakan software ENVI 5.3 dan ArcMap 10.4. Data perekaman citra Sentenel 2A pada tanngal 7 Agustus 2017. Sampel yang digunakan sejumlah 30 titik dan survei lapangan dilaksankan pada 24 Desember 2017. Hasil penelitian ini menunjukkan rentang NDVI -0,15 hingga 0,7 di Kecamatan Laweyan. Distribusi NDVI terbesar adalah pada rentang nilai 0,11 – 0,2 yang merujuk pada kategori vegetasi rendah dengan komposisi mencapai 31,3 %. Tingkatketelitian interpretasi NDVI dalam penelitian ini mencapai 83,2%. Hasil penelitian menunjukkan rendahnya ketersediaan ruang terbuka hijau Kecamatan Laweyan yang mengindikasikan kurangnya daya dukung lingkungan biotik untuk menanggulangi dampak aktivitas antropogenik perkotaan.
Sumberejo Community's Perspective on Non-Timber Forest Products to Support Sustainable Environment Cynthia Permata Sari; Supriyadi; Purwanto; Retno Rosariastuti; Malihatun Nufus
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol. 11 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v11i2.13643

Abstract

This study investigates how Non-Timber Forest Resources (NTFPs) contribute to community livelihoods and environmental sustainability. Through a combination of in-depth interviews and participatory observation, this study highlights the traditional knowledge and practices of the Sumberejo community in managing these resources. This research uses a qualitative approach that combines ethnobotanical surveys, in-depth interviews, and participatory observation with 50 participants, as well as data analysis using Participatory Rapid Appraisal (PRA). The results show that the majority of respondents perceive the potential of NFTPs in the area as very important (56.25% of village officials) and important (45.83% of villagers). Respondents also consider the natural geophysical potential for NFTPs in the area to be very important (68.75% of village officials) and important (50% of villagers). Furthermore, respondents also considered the natural biophysical potential for the NFTPs area to be very important (56.25% of village officials) and important (50% of villagers). The study underscores the potential for integrating NTFP management into broader conservation strategies to promote environmental stewardship and sustainable development. The community's commitment to balancing economic needs with environmental health offers valuable insights for policymakers and conservationists aiming to implement community-based forest management models. This research contributes to a growing body of knowledge on the importance of NTFPs in sustainable environmental governance, showcasing the Sumberejo community's role as stewards of their local ecosystems while maintaining cultural heritage and securing economic well being.