AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kooperatif tipe CPS (Creative Problem Solving) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional pada siswa kelas IV semester genap Sekolah Dasar gugus IV Kuta Badung Tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dengan desain penelitian adalah non equivalent control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Sekolah Dasar Gugus IV Kuta Badung, Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedonganan yang berjumlah 40 siswa dan siswa kelas IV SD Negeri 4 Kedonganan yang berjumlah 39 siswa.Dalam penelitian ini melibatkan dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat, variabel bebas dalam penelitian ini yaitu model pembelajaran kooperatif tipe CPSberbantuan bahan ajar yang diorkestrasi guru dan pembelajaran konvensional. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPS disekolah Dasar. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif (uji-t). Pada taraf signifikansi 5% dan dk = n1+ n2– 2 = 40 + 39 – 2 = 77, ttabel = 2,00. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung =4,74 maka thitung ttabel, sehingga H0 ditolak danHa diterima. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe CPS (Creative Problem Solving) berabntuan bahan ajar yang diorkestrasi guruberpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV semester genap Sekolah Dasar Gugus IV Kuta Badung Tahun Ajaran 2012/2013.Kata Kunci: Creative Problem Solving, Hasil Belajar IPS