Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOCIAL-PHYSICAL DISTANCING SEBAGAI BENTUK PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 DI KECAMATAN TANJUNG PRIOK, KOTA JAKARTA UTARA (KONSEP COLLABORATIVE GOVERNANCE) Bramcov Stivens Situmeang
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2095.941 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v11i1.2447

Abstract

The uncontrolled spread of covid-19 in the last two years and still not finding a solution to this pandemic, the government urges the public to and help the spread of covid, among others, by limiting social and physical contact. This research was conducted on February 12, 2022 to February 24 2022. The purpose of this study is to find out whether the people of Tanjung Priok District have carried out social-physical distancing or not. The sample used in this study were 10 informants who lived in the surrounding area of Tanjung Priok District, North Jakarta City. The method used in this research is a qualitative research method with a qualitative descriptive approach. The results of this study conclude that the people of Tanjung Priok District have implemented social-physical distancing policies. However, on the other hand, there are still a number of people who do not include social-physical distancing policies, such as not wearing masks, not keeping their distance, and others. Thus, the number of COVID-19 cases in the North Jakarta area is still experiencing this incident.Penyebaran covid-19 yang tidak terkendali dalam jangka waktu dua tahun terakhir dan masih belum menemukan solusi dari pandemi ini, maka pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk serta membantu menghentikan penyebaran covid antara lain dengan membatasi kontak sosial dan fisik. Peneltian ini dilakukan pada tanggal 12 Februari 2022 sampai 24 Februari 2022. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah masyarakat Kecamatan Tanjung Priok sudah melakukan social-physical distancing atau belum. Sampel yang digunakan di dalam penelitian ini adalah 10 informan yang tinggal di daerah sekitaran Kecamatan Tanjung Priok, Kota Jakarta Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa masyarakat Kecamatan Tanjung Priok sudah melakukan kebijakan social-physical distancing. Namun, di sisi lain masih ada sejumlah masyarakat yang belum menaati kebijakan social-physical distancing seperti tidak memakai masker, tidak menjaga jarak, dan lain-lain. Sehingga, jumlah kasus covid-19 di wilayah Jakarta Utara masih mengalami lonjakan.
Pengaruh Artificial Intelligence Terhadap Tingkat Kasus Deep Fake Pada Selebritas di Twitter Bramcov Stivens Situmeang; Inggrid Yolanda Silitonga; Reskina Felida Silaen; Tiurmaida Hernata Siringoringo; Ester Esari Sipayung
Device Vol 14 No 1 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v14i1.6984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui persentase pengaruh dari domain machine learning dan deep learning terhadap tingkat kasus deep fake pada selebritas di twitter. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini data primer yakni berupa data-data kasus deep fake artis yang sudah terjadi di Twitter. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni dengan melakukan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dari artificial intelligence secara khusus domain machine learning terhadap peningkatan kasus deep fake pada selebritas di twitter secara signifikan. Kunci: artificial intelligence, machine learning, deep learning, deep fake