Efi Asmi Suryani NIM. 105120100111021
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RESOLUSI KONFLIK ANTARA PENGUSAHA DAN PEKERJA DI PABRIK ROKOK (Studi Kasus Mengenai Demonstrasi Pekerja Akibat Pelanggaran Hak Normatif yang Dilakukan oleh Pengusaha di Pabrik Rokok Adi Bungsu Kota Malang) NIM. 105120100111021, Efi Asmi Suryani
Jurnal Mahasiswa Sosiologi Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.264 KB)

Abstract

ABSTRAKSI   Studi ini membahas resolusi konflik antara pengusaha dan pekerja di Pabrik Rokok Adi Bungsu Kota Malang. Penelitian ini penting untuk dikaji agar dapat memberikan manfaat baik akademis maupun praktis mengenai konflik di dunia industri, model resolusi konflik yang efektif, dan hubungan industrial yang terbangun pasca resolusi konflik. Penelitian ini menggunakan teori konflik Ralf Dahrendorf. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik disebabkan oleh pengusaha yang berencana menurunkan THR dan menetapkan uang pesangon yang tidak sesuai dengan masa kerja pekerja borongan. Resolusi konflik yang ditempuh terkait konflik rencana penurunan THR dan konflik penetapan uang pesangon pekerja yang di-PHK dapat terselesaikan secara bipartit dengan menerapkan demokrasi industri. Kemudian hasil penelitian terkait hubungan industrial antara pekerja dan pemilik pabrik pasca resolusi konflik menunjukkan kondisi hubungan yang harmonis. Selain itu, pekerja dan pengusaha telah memperbaiki pola pengambilan keputusan sehingga berbagai kebijakan yang akan diterapkan di pabrik merupakan hasil dari musyawarah bersama. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat beberapa konflik laten di pabrik tersebut baik antara mandor dengan pekerja maupun antar pekerja kelas bawah pasca terjadinya beberapa konflik terbuka yang telah terselesaikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa konflik tidak dapat dihindari karena konflik merupakan kenyataan sosial di suatu relasi dalam sistem.     Kata Kunci: konflik industri, hak normatif, pekerja dan pengusaha.