Jahidin .
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisa Suseptibilitas Magnetik Lindi (Leachate) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Kota Kendari La Ode Ngkoimani; Jahidin .; Nur Ashira
Jurnal Aplikasi Fisika Vol 12, No 1 (2016): JURNAL APLIKASI FISIKA
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on magnetic susceptibility analysis of leachate of solid waste of Kendari in two leachate  in  order  to  determine  the  value  of  magnetic  susceptibility  and  determine  the magnetic minerals contained in the leachate (leachate). Measurements in this study consisted of measurement of magnetic susceptibility. The results of measurements of magnetic susceptibility values show that the range of values of magnetic susceptibility at low frequencies are mixed. Value of magnetic susceptibility of leachate (leachate) ranging from 3.7 x 10-8m3kg-1  up to 38 x 10-8m3kg-1. Based on the value of the dominant magnetic mineral in each pool of the final disposal (landfill) Municipal Solid Waste Kendari is suspected to have any kind of magnetic minerals hematite (Fe2O3) and Pyrite (FeS2)
KAJIAN ANISOTROPI SUSEPTIBILITAS MAGNETIK BATUAN SEDIMEN KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA L.O. Ngkoimani; W. Kusumatia; Jahidin .
Jurnal Aplikasi Fisika Vol 12, No 2 (2016): JURNAL APLIKASI FISIKA
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan pengukuran Anisotropi Suseptibilitas Magnetik (Anisotropy of Susceptibility Magnetic, AMS) untuk mengetahui parameter dan karakteristik AMS, arah suseptibilitas magnetik pada sampel. Sampel batuan yang digunakan adalah batuan sedimen di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara yang diambil dari 3 titik pengamatan. Preparasi sampel dalam bentuk silinder dengan tinggi antara 2,1-2,3 cm. Pengukuran AMS dilakukan pada 9 arah pengukuran, menggunakan alat Bartington Magnetic Susceptibility Meter model MS2 yang dihubungkan dengan sensor MS2B. Hasil pengukuran AMS menunjukkan bahwa nilai derajat anisotropi lebih dari 10% dengan rata-rata 77,49 untuk semua titik. Bentuk ellipsoid suseptibilitas untuk site LR01, mengespresikan karakteristik bentuk elipsoid suseptibilitas magnetik pepat (oblate) dan site-LR02 karakteristiknya berbentuk lonjong (prolate). Pada site-LR03 mengekspresikan bentuk ellipsoid suseptibilitas netral. Untuk plot stereonet terlihat arah karakteristik suseptibilitas relatif  konsisten dan terarah.
KARAKTERISTIK DIPERSI DAN ESTIMASI LAPISAN BERKECEPATAN TINGGI DENGAN MENGGUNAKAN METODE GELOMBANG RAYLEIGH J. Safani; Hermawan TL; Jahidin .
Jurnal Aplikasi Fisika Vol 12, No 2 (2016): JURNAL APLIKASI FISIKA
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan estimasi kecepatan gelombang Shear (Vs) dekat permukaan untuk struktur dispersif tak beraturan melalui inversi kecepatan fase gelombang Rayleigh. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan secara numerik karakteristik kecepatan fase gelombang Rayleigh untuk kasus HVL, menganalisis keakuratan hasil inversi kecepatan fase kasus tersebut dan menentukan struktur bawah permukaan dengan menganalisis kecepatan gelombang Shear (Vs). Pada tes numerik untuk kasus HVL kurva dispersi gelombang Rayleigh menunjukkan transisi mode pada rentang frekuensi yang diberikan (5-120 Hz) kurva dispersi hasil perhitungan menunjukkan kesalahan sebesar 1,99% dari kurva dispersi hasil eksperimen. Hasil inversi gelombang Rayleigh pada semua lapisan sangat akurat terdeteksi dengan kesalahan relatif kurang dari 3%. Pada kasus HVL terjadi transisi ke mode yang lebih tinggi pada frekuensi (8-16 Hz) dan pada frekuensi yang lebih tinggi, gelombang Rayleigh merambat sebagai mode fundamental. Hasil inversi dari kurva dispersinya menunjukkan kesalahan sebesar 1,99% dan estimasi lapisan pertama dan kedua sangat akurat yang ditandai dengan kesalahan relatif kurang dari 3%, sedangkan estimasi lapisan ketiga dan half space kurang akurat dengan kesalahan relatif berturut-turut 8% dan di atas 10% untuk tes data lapangan sekunder, kurva dispersi hasil perhitungan menunjukkan kesalahan 0,34% perkiraan profil kecepatan gelombang Shear menunjukkan adanya HVL dengan trend kecepatan 220 m/s pada kedalaman 3-8 m.