This Author published in this journals
All Journal Gema Pendidikan
Sudarni Sudarni
SMA 1 Lawa Kabupaten Muna Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI KELAS X Sudarni Sudarni
Gema Pendidikan Vol 25, No 2 (2018): JURNAL GEMA PENDIDIKAN FKIP UHO VOLUME 25 NO.2 JULI 2018
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.596 KB) | DOI: 10.1234/gapend.v25i2.4997

Abstract

AbstrakLingkungan sekolah berupa taman, lapangan serta sawah dan kebun sangat potensial dimanfaatkan untuk pembelajaran keanekaragaman hayati karena terdapat beberapa bentuk keanekaragaman gen, jenis dan ekosistem. Diperlukan suatu pendekatan yang efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa serta memberi kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi lingkungan sekolah sehingga hasil belajar yang diperoleh lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas pemanfaatan lingkungan menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual pada pembelajaran keanekaragaman hayati kelas X. Penelitian dilaksanakan di kelas X SMA Negeri 1 Lawa pada semester gasal tahun pelajaran 2017/2018. Sampel penelitian diambil secara acak yaitu kelas X-4, X-8 dan X-9. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran materi keanekaragaman hayati dengan pendekatan pembelajaran kontekstual. Variabel terikat penelitian ini adalah hasil belajar dan aktivitas siswa. Siswa melaksanakan observasi tentang keanekaragaman gen di pasar tradisional dan pengamatan ekosistem taman, lapangan, kebun dan sawah di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga kelas mencapai ketuntasan belajar klasikal 89, 47% (kelas X-4), 89,47% (kelas X-8) dan 94,74% (kelas X-9). Pembelajaran kontekstual dengan pemanfaatan lingkungan sekolah membuat siswa merasa tertarik dan lebih aktif. Kata Kunci : Keanekaragaman hayati, pembelajaran kontekstual, lingkungan sekolah