Kadir Tiya -
Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Oleo

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

DAMPAK INTERVENSI MODEL PENURUNAN Unmet Need KB dan PENINGKATAN KB PRIA TERHADAP PENCAPAIAN SASARAN PROGRAM DHS-I PADA PROGRAM KB DI PROVINSI SULAWESI TENGGARA Kadir Tiya -
Gema Pendidikan Vol 20, No 2 (2013): JURNAL GEMA PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.262 KB) | DOI: 10.1234/gapend.v20i2.2790

Abstract

Studi dalam penelitian ini adalah Cross Sectional dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif untuk memperoleh data PUS dan kesertaan KB pria yang diperoleh dari data sekunder laporan pencapaian PA. Sedang pendekatan kualitatif untuk menggali informasi tentang mekanisme operasional intervensi. Kesimpulan yang dapat dikemukakan, antara lain : PUS Unmet Need memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap user/penggunanya, terlihat dari tingginya kesadaran bagi pengelola program dalam memberikan pelayanan maupun peserta KB, sehingga berdampak pada menurunnya angka PUS Unmet Need secara bertahap. Disamping itu, dukungan yang diberikan oleh stakeholder, cukup memberikan andil dalam mengadvokasi program PUS Unmet Need terhadap publik. Alat kontrasepsi pria memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap user, inipun terlihat dari tingginya kesadaran bagi pengelola program dalam memberikan layanan terhadap user. Dengan kondisi ini tentunya memberikan kontribusi yang cukup signifikan pada tingginya angka penggunaan alat kontrasepsi pria, khususnya vasektomi dan kondom. Juga dukungan yang diberikan oleh stakeholder dan media massa secara bertahap cukup antusias dalam mengadvokasi program KB pria. Berdasarkan kesimpulan yang diperoleh dari kedua program pada tahap evaluasi program, memberikan kontribusi yang cukup besar dalam menurunkan angka PUS Unmet Need maupun peningkatan penggunaan KB Pria. Dengan demikian maka, program tersebut diharapkan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan melalui proyek DHS. Rekomendasi yang dapat dikemukakan berdasarkan kesimpulan yang diperoleh, yaitu : Frekuensi penyuluhan kepada publik akan PUS Unmet Need dan penggunaan alat kontrasepsi pria masih perlu ditingkatkan. Alat kontrasepsi seyogyanya diberikan secara gratis kepada masyarakat luas, pengelola program diberikan bimbingan/pelatihan secara kontinu, agar pemberian pelayanan kepada masyarakat lebih optimal
Analisis Komparasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Dengan Pembelajaran Konvensional Terhadap Hasil Belajar Matematika Kadir Tiya &; La Ode Bahiruddin Ruhi
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1: Januari 2013
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.234 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v4i1.2001

Abstract

Penelitian eksperimen semu ini  bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pembelajaran konvensional.  Dari hasil uji hipotesis yang dianalisis dengan uji-t diperoleh nilai thit=1,822 <ttabel (1,99) maka H0 diterima, artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan  pembelajaran konvensional. hal ini dimungkinkan masalah nilai hasil belajar siswa ternyata bukan hanya karena penerapan model pembelajaran, akan tetapi dimungkinkan masih terdapat faktor lain yang belum dikaji dalam penelitian ini. Kata kunci : Pembelajaran Kooperatif tipe STAD, konvensional dan hasil belajar matematika 
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Hasil Belajar Melalui Kemampuan Komunikasi Matematik Siswa Kadir Tiya; Kadir &; Hasminah .
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2: Juli 2012
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.297 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v3i2.1993

Abstract

penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mempelajari lebih tinggi atau tidak hasil belajar melalui kemampuan komunikasi matematik siswa yang mendapat pembelajaran berbasis masalah dibandingkan hasil belajar siswa melalui kemampuan komunikasi matematik yang mendapat pembelajaran konvesional. Pengujian hipotesis dengan menggunakan statistic Uji-F dan Uji-t menunjukan bahwa (i) adanya perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah dibandingakan pembelajaran konvensional, (ii) demikian juga kelompok siswa yang diajar dengan pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi daripada pembelajaran konvensional.Kata kunci : pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran  konvensional, dan kemampuan komunikasi matematik
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif, Jenis kelamin dan Kovariat Minat Terhadap Hasil Belajar Matematika Kadir Tiya &; Alkhatimah Sufiana
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1: Januari 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.648 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v2i1.1958

Abstract

Penelitian eksperimen ini menggunakan desain 2x2 faktorial bertujuan mempelajari pengaruh model pembelajaran kooperatif (Jigsaw, Konvesional), Jenis kelain (perempuan, laki-laki) dengan mengontrol kovariat minat siswa terhadap matematika.  Hasil analisis berdasarkan Statistik Uji-F melalui analisis Kovarian dan Regresi Heterogen dalam menguji hipotesis secara bersama-sama antara variabel bebas (A, B, A*B  dan X) mempunyai perpedaan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar matematika.  Statistik Uji-t  melalui analisis Regresi Heterogen  menurut faktor B secara terpisah [A=1][B=2] mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar matematika dengan mengontrol kovariat minat (X).
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa SMPN Kadir Tiya
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2: Juli 2013
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.435 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v4i2.2032

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 3 siklus, dengan mengikuti prosedur yang sudah ditentukan. Dari ketiga siklus yang dilaksanakan, maka dari tahapan setiap siklus, dimana siklus I mencapai 46,88%, siklus II 68,75% dan siklus III sebesar 87,5% dari ketiga siklus masing-masing mengalami peningkatan secara signifikan. Oleh karena itu, diharapkan bagi setiap guru dalam proses pembelajaran hendaknya dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif, dengan memahami karakteristik siswa serta bahan ajar yang disesuaikan.  Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT dan Hasil Belajar                         Matematika