This Author published in this journals
All Journal Ruang
Landung Esariti
Department Urban and Regional Planning Faculty of Engineering Diponegoro University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Belajar Dari Pengalaman Penerapan Program Bantuan Perumahan Masyarakat Miskin Kota Semarang Landung Esariti
Ruang Vol 2, No 2 (2016): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.446 KB) | DOI: 10.14710/ruang.2.2.611-620

Abstract

Pengarusutamaan gender pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2000 melalui Instruksi Presiden No 1 / 2001. Dalam prosesnya, beberapa tindakan afirmatif telah dilakukan untuk mengintegrasikan genderdalam program pengembangan dan perlindungan sosial. Mulai tahun 2008, Gender menjadi salah satu pilar program penanggulangan kemiskinan secara nasional, yang juga telah dilaksanakan di kota Semarang. Pemerintah daerahtelah meluncurkan program bantuan perumahan, berupa hibah untuk rumah tangga miskin untuk renovasi rumahdan ditambah dengan bantuan teknis untuk perencanaan lokasi dan bantuan bahan konstruksi. Hasil merekomendasikan persyaratan untuk memahami berbagai karakteristik rumah tangga dankesadaran pemerintah dan LSM tentang definisi gender. Hal ini juga menyimpulkan bahwa perlu dibuka partisipasi lebih besar dari rumah tangga miskin untuk mendorong lingkup yang lebih luas dari capaian program. Dengan kata lain, adanya pelibatan rumah tangga berpenghasilan rendah sebagai manifestasi dari pendekatan yang sensitif gender untuk menciptakan keadilan danketerwakilan dalam kaitannya dengan pelaksanaan program. 
Determinan Analisis Gender Pada Pemberdayaan Masyarakat Miskin Perkotaan Landung Esariti
Ruang Vol 2, No 3 (2016): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.199 KB) | DOI: 10.14710/ruang.2.3.751-760

Abstract

Salah satu pilar dalam program pembangunan nasional adalah pengarusutamaan gender, karena hal ini diyakini mampu menciptakan target yang lebih nyata dan jelas dalam setiap pelaksanaan program yang terkait dengan pemberdayaan rumahtangga miskin. Berdasarkan pelaksanaan program BSP2S di 5 kecamatan Kota Semarang, dapat diketahui bahwa determinan analisis gender adalah faktor akses, partisipasi, kontrol dan manfaat. Empat hal tersebut sangat dipengaruhi oleh bagaimana pemahaman terhadap agama, kontruksi sosial dan relasi gender yang terjadi dalam keluarga. Dapat disimpulkan, bahwa pada pelaksanaan program tersebut, pemberdayaan dapat tercapai dalam bentuk peningkatan kemampuan individu dan keluarga untuk mentas dari kemiskinan.