This Author published in this journals
All Journal Ruang
Fera Wahyu Pinanti Islamiyah
Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Adaptasi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam Menghadapi Bencana Banjir Rob (Studi Kasus: Kampung Tambak Lorok, Kota Semarang) Mussadun Mussadun; Pandu Farchan Jannata; Fera Wahyu Pinanti Islamiyah
Ruang Vol 2, No 4 (2016): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.943 KB) | DOI: 10.14710/ruang.2.4.331-340

Abstract

Wilayah pesisir merupakan salah satu kawasan yang terkena perubahan iklim secara langsung. Adanya dampak perubahan iklim mempengaruhi kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat. Masyarakat pesisir merupakan masyarakat dengan tingkat kerentanan terhadap dampak perubahan iklim paling tinggi. Kampung Tambak Lorok adalah salah satu kawasan pesisir di Kota Semarang yang rentan terhadap bencana banjir rob dengan mayoritas masyarakatnya berpenghasilan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana upaya adaptasi masyarakat pesisir berpenghasilan rendah (MBR) kawasan pesisir dalam menghadapi banjir rob di Kampung Tambak Lorok, Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan model studi kasus. Dalam model studi kasus ini analisis data diperoleh dari teknik triangulasi. Berdasarkan hasil olah data diketahui permukiman yang berada di tepi laut memiliki tingkat kerentanan paling tinggi terhadap rob. Dampak adanya banjir rob juga dirasakan di berbagai aspek kehidupan seperti lingkungan, sosial dan ekonomi. Keterbatasan ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah Kampung Tambak Lorok membuat upaya adaptasi yang dilakukan masih bersifat parsial dan tambal sulam. Sebagian besar masyarakat beradaptasi terhadap banjir rob dengan meninggikan rumahnya. Dengan demikian upaya adaptasi yang dilakukan masyarakat Kampung Tambak Lorok terhadap banjir rob akibat perubahan iklim sangat dipengaruhi oleh faktor ekonomi.