Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA Rosnancy Sinaga
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 4 No 1 (2018): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v4i1.733

Abstract

Pendahuluan: Semakin meningkatnya perilaku seksual yang dilakukan oleh remaja dari tahun ke tahun dan hal tersebut berkaitan dengan pola asuh yang diterapkan oleh orangtua sebagai pendidik pertama dalam keluarga. Dalam penelitian ini identifikasi masalah yang pertama adalah bagaimana gambaran pola asuh orangtua, yang kedua adalah bagaimana gambaran perilaku seksual remaja, dan yang ketiga adalah hubungan pola asuh orangtua dengan perilaku seksual remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan pola asuh orangtua dengan perilaku seksual remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Metode penelitian menggunakan pendekatan dengan desain deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Atas Advent Martoba Pematangsiantar yang dengan sampel berjumlah 81 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner dan data diolah menggunakan rumus dan rentang skala Likert. Hasil: Didapati pola asuh demokratis 91%, pola asuh permisif 67,7% , pola asuh otoriter 69%, adanya hubungan yang signifikan antara pola asuh orangtua dengan perilaku seksual remaja dengan hasil sig (2-tailed) 0,000. Korelasi Pearson -0,861 > r (0,5) maka korelasinya antara pola asuh orang tua dengan perilaku seksual remaja signifikan dan korelasi tidak searah, hubungan pola asuh orangtua dengan perilaku seksual remaja adalah kuat. Saran diberikan kepada orangtua agar menyadari pentingnya pola asuh terutama dalam perilaku seksual remaja; kepada remaja agar dapat mempertahankan perilaku yang baik mengenai perilaku seksual. Diskusi: Disarankan agar penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi penelitian yang lebih luas, meneliti faktor yang lebih kompleks dengan populasi yang lebih besar. Kata Kunci: pola asuh orangtua, perilaku seksual, remaja
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN PENERIMAAN DIRI PADA PASIEN DENGAN PENYAKIT GINJAL KRONIS Rosnancy Sinaga; Ariyanti Yolanda Bakara
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 5 No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v5i1.776

Abstract

Patients diagnosed with chronic kidney disease who undergo hemodialysis therapy often feel discouraged, lack of self-acceptance and feeling not useful for the family and the surrounding environment. Furthermore, patients who undergo hemodialysis often feel depression of the disease. The purpose of this study was to explore the relationship between the social support and selfacceptance in patients with chronic kidney disease. This study utilized a descriptive correlational research design to describe the relationship. Before the data collection, the researchers secured an administrative clearance from the hospital. The samples were 30 patients with chronic kidney disease and undergo hemodialysis therapy in the hospital. Two sets of questionnaires were disseminated, and responses were treated analyzed using descriptive statistics to describe the demographic profile, while Spearman Rank test was used to measure the relationship between social support and self-acceptance in patients with chronic kidney disease. Using valid questionnaires, the patients rated their level of social support as good (82.08%). Participants agreed that the level of self-acceptance was good (71.42%). The findings indicate that social support was correlated with self-acceptance in patients with chronic kidney disease (r=0.850, p˂0.00). The study concludes that there was strong relationship between social support and selfacceptance in the patients with chronic kidney disease who undergo hemodialysis therapy. Keywords: chronic kidney disease, social support, self-acceptance