Junita Br Surbajti
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI INDONESIA MENURUT TARMIZI TAHER Junita Br Surbajti; Asim Asim
Nazharat: Jurnal Kebudayaan Vol 26 No 01 (2020): NAZHARAT: Jurnal Kebudayaan
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/nazharat.v26i01.32

Abstract

Isu keberagaman masyarakat di Indonesia menjadi tema menarik sepanjang sejarah, terlebih ketika berbicara mengenai kerukunan umat beragama dalam masyarakat multi kultur. Keberagaman agama akan menjadi kekuatan bangsa manakala agama-agama mampu hidup berdampingan secara menyenangkan dalam sebuah negara. Namun, keberagaman dapat memicu konflik ketika masyarakat memaksakan kebenaran agamanya di tengah keberagaman agama. Salah satu tokoh yang paling konsen dalam menciptakan kerukunan umat beragama di Indonesia adalah Tarmizi Taher. Melihat situasi keberagaman masyarakat di Indonesia, Tarmizi Taher berpendapat bahwa kerukunan antar umat beragama dapat diwujudkan jika masing-masing agama mengakui prinsip umum sebagai landasan bersama dalam merespon situasi keanekaragaman.
FUNGSI ARSITEKTUR RUMAH TRADISIONAL MASYARAKAT MELAYU JAMBI DI SEBERANG KOTA JAMBI Maulana Kurniawan Putra; Junita Br Surbajti; Mailinar Mailinar
Nazharat: Jurnal Kebudayaan Vol 26 No 02 (2020): NAZHARAT: Jurnal Kebudayaan
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/nazharat.v26i02.40

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan fungsi arsitektur rumah tradisional masyarakat melayu di seberang kota Jambi. Dari 3204 rumah yang ada, 3.315 rumah masih menggunakan atau bergaya rumah tradisional. Rumah kayu yang lebih populer dengan istilah Rumah Bengen merupakan warisan turun temurun yang fungsi arsitektur yang harus dipertahankan. Penelitian ini merupakan penelitian etnografi dengan menggunakan pendekatan fungsional. Data penelitian dikumpulkan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa arsitektur rumah tradisional melayu masyarakat seberang kota dalam pembuatan rumah tradisional menggunakan kayu keras pilihan seperti bilian Tembesu dan Meranti sebagai bahan utama. Rumah dengan arsitektur berpanggung, beranak tangga dibagian depan dan belakang, berkolam kecil didepan rumah, Daun pintu lawang dan bendul serta adanya pintu kecil khusus untuk hewan merupakan ciri khas arsitektur rumah tradisional masyarakat Melayu seberang kota Jambi. Arsitektur rumah tradisional masyarakat melayu seberang kota Jambi tidak jauh berbeda dengan rumah tradisional suku Melayu Sumatera Selatan, Riau dan Sumatera Barat, hal ini karena masyarakat melayu seberang kota Jambi masuk dalam rumpun Austranesia.