Peningkatan jumlah penduduk menyebabkan kebutuhan akan lahan semakin meningkat. Penduduk mengalami pertambahan tetapi luas lahan tetap. Pertambahan penduduk mengakibatkan kebutuhan akan permukiman semakin meningkat sementara itu lahan memiliki keterbatasan merupakan hal yang mendasari penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik-karakteristik lahan untuk permukiman serta mengevaluasi kelas kesesuaian lahan. Jenis penelitian ini deskriptif. Sampel diambil berdasarkan satuan lahan, dengan teknik pengambilan sampel yaitu stratified random sampling. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode survey lapangan, uji laboratorium, pengharkatan/ pembobotan pada setiap karakteristik lahan sehingga menghasilkan tingkat kesesuaian lahan untuk permukiman dan tumpang susun peta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kenagarian Painan terdapat tiga bentuklahan yaitu fluvial, vulkanik dan marin. Berdasarkan hasil analisis karakteristik kesesuaian lahan (drainase, permeabilitas, kemiringan lereng, lamanya genangan banjir, tekstur tanah, sebaran bahan kasar, singkapan batuan induk, kedalaman hamparan batuan dan kedalaman air tanah) terdapat tiga kelas kesesuaian lahan di Kanagarian Painan yaitu lahan sesuai untu permukiman (11 ha), lahan cukup sesuai untuk permukiman (349 ha), dan lahan kurang sesuai untuk permukiman (8 ha)