Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan E-Modul Kimia Berbasis Proyek pada Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Indah Sari Sihombing; Marham Sitorus
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2022): Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v1i4.89

Abstract

This study aims to (1) to determine the results of the analysis of chemistry teaching materials on electrolyte and non-electrolyte solution materials used in schools according to BSNP standards, (2) to develop e-modules for electrolyte and non-electrolyte solution materials according to the BSNP eligibility criteria and have been based on projects, and (3) To determine student learning outcomes after being given project-based e-modules. The population in this study were all students of class X MIA SMA Negeri 1 Deli Tua, totaling 6 classes. The sample in this study was class X MIA 5 who was taught with a project-based chemistry e-module. The instrument used is an e-module feasibility questionnaire according to the BSNP standard, a learning outcome test of 20 questions that have been tested valid. This study uses the method and media development (R&D) with the ADDIE model. The ADDIE model has several stages, namely Analysis, Design, Develop, Implementation, and Evaluation. Where the results of the feasibility analysis of the content feasibility aspect of the e-module are 3.82; language eligibility is 3.83; The feasibility of presenting 3.81 and the feasibility of graphics 3.77 means that the teaching materials from the trial are very valid based on the BSNP. The average student learning outcomes who are taught project-based e-modules in one class are 78.8095. The results of the right-hand t-test with t count = 4.147> t table = 2.086. Thus the criteria for testing the hypothesis t count > t table are met. This means that Ho is rejected, Ha is accepted, so it can be concludedthat the project based chemistry learning e-module developed is better in improving students' chemistry learning outcomes in electrolyte and non-electrolyte solution materials.
Pengembangan Web Pembelajaran Berbasis Web Pada Materi Asam dan Basa Qomaruddin Dalimunthe; Marham Sitorus; Ratu Evina Dibiyantini
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1022

Abstract

Pada dasarnya manfaat pembelajaran berbasis teknologi dalam menunjang pelaksanaan proses pembelajaran dapat meningkatkan daya serap peserta didik dalam memahami konteks materi pembelajaran, mendorong kemampuan belajar mandiri, guru harus mampu menggunakan web pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang ada sekarang yang memudahkan siswa untuk pembelajaran. Dalam observasi yang sudah dilakukan di SMA Negeri 1 Sidamanik dalam pembelajaran kimia saat ini hanya menggunakan buku pelajaran dan ppt, hal membuat pembelajaran kurang menarik bagi siswa dan terkadang membuat siswa kurang memahami isi dari materi pembelajaran, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan web pembelajaran berbasis web yang dikembangkan pada mata pelajaran kimia, dan kelayakan web pembelajaran berbasis web yang dikembangkan. Model penelitian dan pengembangan web pembelajaran berbasis web google sites ini menggunakan model pembelajaran ADDIE. Penelitian ini menggunakan instrumen non test berupa lembar validasi. Hasil kelayakan validasi menunjukkan bahwa pengembangan web pembelajaran web pada materi asam dan basa penilaian validator ahli materi, ahli web dan guru kimia, untuk kelayakan web yang dikembangkan berturu-turut adalah 83,5% ; 86%; 86%; yang berarti web pembelajaran berbasis web pada materi Asam dan Basa tersebut sangat layak untuk digunakan sebagai web pembelajaran.