Henny Nofianti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK PEMBIAYAAN UMKM OLEH BANK PERKREDITAN RAKYAT DI BALI TERHADAP KINERJA UMKM Henny Nofianti
E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana Volume 02. No.02. Tahun 2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.43 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembiayaan kepada UMKM yang disalurkan oleh BPR di Bali terhadap kinerja UMKM, mengetahui perbedaan kinerja UMKM antar wilayah di Bali yaitu Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Bangli dan Kabupaten Buleleng, dan perbedaan kinerja antara UMKM sektor perdagangan dan sektor jasa. Populasi dalam penelitian ini adalah semua UMKM yang merupakan nasabah baru BPR di Bali tahun 2010, yang mendapatkan pembiayaan untuk tujuan menambah modal kerja dan yang memiliki laporan keuangan usaha. Data penelitian yang terkumpul dari permintaan data kepada 137 BPR Konvensional di Bali, sebanyak 43 UMKM dari 9 BPR yang tersebar di 6 kota dan kabupaten di Bali. Data penelitian merupakan data sekunder berupa laporan keuangan usaha UMKM, yang terdiri dari neraca dan laporan laba/rugi periode tahun 2009 – 2011, yang diperoleh dari BPR. Pengujian hipotesa penelitian menggunakan teknik analisis One Sample Test dan Analysis of Variance, dengan alat bantu aplikasi PASW Statistic 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) pembiayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang disalurkan oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Bali berdampak signifikan dan positif terhadap kinerja UMKM, tercermin dari meningkatnya jumlah aset, omzet penjualan dan laba sebelum pajak, (2) kinerja UMKM tidak berbeda signifikan antar wilayah di Bali yaitu di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Bangli dan Kabupaten Buleleng dan (3) Kinerja UMKM tidak berbeda signifikan antar sektoral yaitu sektor perdagangan dan sektor jasa.Kata kunci : Aset, Omzet Penjualan, Laba Sebelum Pajak