Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Translation and validation of the maternal fetal attachment scale in bahasa Indonesia version Supriatin Supriatin; Regidor III Dioso; Datin Dr. Hafizah Che Hassan
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkp.v14i1.2743

Abstract

Background: Maternal–fetal attachment (MFA) refers to the emotional bond between a pregnant woman and her unborn child, influencing maternal behaviors and fetal outcomes. The Maternal Fetal Attachment Scale (MFAS) is widely used to assess MFA; however, cultural adaptation is necessary to ensure its validity across different populations. Objective: This study aimed to translate, culturally adapt, and validate the MFAS for use in Bahasa Indonesia with adequate psychometric properties. Methods: A cross-sectional study was conducted among 250 pregnant women attending antenatal clinics in West Java, Indonesia. The MFAS was translated following Beaton et al.’s cross-cultural adaptation guidelines. Content validity was evaluated using the Content Validity Index (CVI) and expert review. Construct validity was assessed through exploratory factor analysis (EFA) and confirmatory factor analysis (CFA). Reliability was examined using Cronbach’s alpha and the Intraclass Correlation Coefficient (ICC). Results: The Bahasa Indonesia MFAS showed excellent content validity (S-CVI = 1.00). EFA revealed a unidimensional structure explaining 40.76% of the variance, with factor loadings ranging from 0.43 to 0.88. CFA demonstrated good model fit (CFI > 0.90; RMSEA ≤ 0.08). The scale showed high internal consistency (Cronbach’s alpha = 0.899) and good test–retest reliability (ICC = 0.779). Conclusion: The Bahasa Indonesia version of the MFAS is a valid and reliable instrument for assessing maternal–fetal attachment and can be effectively used in maternal health research and clinical practice.
Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun melalui Media Visual dan Cerdas Cermat di Panti Asuhan Serang Ahmad Jubaedi; Nenden Lesmana Wati; Supriatin Supriatin; Dhika Dharmansyah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/swkw1115

Abstract

Anak yang tinggal di panti asuhan menggunakan fasilitas secara komunal sehingga membutuhkan edukasi kebersihan tangan yang mudah dipahami dan dapat dievaluasi. Kegiatan pengabdian ini menawarkan media visual Petualangan Tangan Bersih yang dipadukan dengan cerdas cermat dan simulasi praktik untuk memperkuat pengetahuan serta keterampilan mencuci tangan pakai sabun. Kegiatan bertujuan memberikan edukasi dan menilai ketercapaian pembelajaran pada 30 anak usia sekolah dasar yang terdiri atas 14 anak laki-laki dan 16 anak perempuan. Peserta dibagi menjadi tiga tim dan mengikuti empat pertanyaan wajib, empat pertanyaan rebutan, serta dua tantangan praktik. Seluruh pertanyaan pengetahuan berhasil dijawab dengan benar oleh tim yang memperoleh kesempatan menjawab sehingga ketercapaian kognitif pada tingkat kelompok adalah 100%. Skor praktik adalah 81 dari 90 (90,0%), sedangkan capaian keseluruhan adalah 181 dari 190 (95,3%). Tim A memperoleh skor 68, Tim B 62, dan Tim C 51. Pendekatan visual, permainan kelompok, dan praktik langsung dapat diterapkan sebagai model edukasi yang partisipatif dan ramah anak. Evaluasi berikutnya perlu menggunakan pengukuran individual sebelum dan sesudah kegiatan serta pemantauan lanjutan untuk menilai keberlanjutan perilaku.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Latihan Aktivitas Fisik (Stretching) Terhadap Nyeri Sendi Pada Lansia Di Desa Megucilik Kabupaten Cirebon supriatin supriatin
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.4 KB) | DOI: 10.70095/dimasejati.v1i2.5789

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan aktivitas fisik (stretching) terhadap nyeri sendi pada lansia. Metode penelitian quasa eksperimental dengan menggunakan rancangan penelitian Pre-Post Test Design One Group. Sampel adalah lansia yang mengalami nyeri sendi di  Desa Megucilik  sebanyak 30 responden yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Intensitas nyeri sendi diukur dengan instrument skala nyeri Paint Numeric Rating Scale (PNRS) baik sebelum maupun sesudah dilakukan latihan aktivitas fisik. Uji statistik menggunakan  paired t test dengan tingkat kepercayaan 95% (α 0,05). Hasil penelitian didapatkan bahwa sebelum dilakukan latihan aktivitas fisik (stretching) tingkat intensitas nyeri ringan (13,3%), sedang (73,3%), dan berat (13,3%), dan sesudah dilakukan latihan aktivitas fisik (stretching) tingkat intensitas nyeri ringan (86,7%), sedang (10,0%), berat (3,3%). Hasil rata-rata uji paired t-test ini adalah 0.833 dan Standar deviasinya 0.379 nilai p<0.05 (0.000). Maka dari hasil uji paired t-test tersebut diketahui bahwa ada pengaruh latihan aktifitas fisik (stretching) terhadap penurunan intensitas nyeri