EWALDUS ALEXIUS TAUS
UNIVERSITAS TIMOR

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EWALDUS ALEXIUS TAUS PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGEMBANGAN AIR TERJUN BONEMNAISIO SEBAGAI OBYEK WISATA EWALDUS ALEXIUS TAUS
Jurnal Poros Politik Vol 1 No 3 (2019): Jurnal Poros Politik
Publisher : Program Studi Imu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.02 KB) | DOI: 10.32938/jpp.v1i3.1076

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Tun-tun, Kecamaatan Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara. Desa ini memiliki keindahan alam yang belum dikelola dan dimanfaatkan dengan baik yaitu keindahan alam air terjun Bonemnaisio yang dipandang memiliki potensi sebagai tempat pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini akan menjelaskan sifat dari obyek yang diteliti dengan teknik pengumpulan data dengan cara penelitian kepustakaan, penelitian lapangan, Wawancara dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan teknik analisis data model interaktif yang dimulai dari proses pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (display data), dan pengambilan kesimpulan dan verifikasi (conclusions drawing/ verifying). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa air terjun Bonemnaisio berpotensi sebagasi obyek wisata desa yang perlu dikembangkan oleh pemerintah terutama pemerintah desa Tun-tun. Sektor parawisata juga termasuk salah satu penujang pembangunan disuatu tempat Maka masyarakat berpresepsi bahwa air terjun Bonemnaisio ini memang layak dan pantas dikembangkan sebagai obyek wisata desa. Namun saat ini kenyataanya dari pihak pemerintah setempat belum mengelola air terjun tersebut dengan baik. Saran yang diajukan adalah perlunya kebijakan tentang pengembangan objek wisata dan sosialisasi untuk mendapatkan dukungan masyarakat, objek wisata dijadikan sebagai objek alternatif, pembanguinan inrastruktur dan sarana penunjang.