Abstrak Penelitian ini mengkaji Tari Pagar Pengantin pada upacara pernikahan di Kota Palembang. Fokus utamanya dari aspek bentuk beserta unsur-unsur penyajiannya. Penelitian ini menggunakan landasan teori bentuk dari Suzzane K. Langer. Penelitian menggunakan penelitian tekstual untuk analisisnya menggunakan analisis bentuk. Tari ini ditarikan oleh lima orang penari yaitu penari utama pengantin sebagai primadona dan ke empat penarinya sebagai dayang, dengan penari utama yaitu pengantin menari di atas nampan yang terbuat dari kuningan emas yang berada di atas pelaminan pengantin sebagai tempat pertunjukan dengan fungsi untuk memberikan sajian kepada tamu undangan. Hasil pembahasan skripsi ini menunjukan bahwa wujud tari Pagar Pengantin merupakan media penghormatan tuan rumah terhadap tamu undangan yang datang.Kata kunci: Bentuk, Unsur-unsur penyajian, Tari Pagar Pengantin. Abstract This research investigates the Pagar Pengantin dance in wedding ceremonies in the city of Palembang. The main focus is on aspects of form and elements of performance. The research uses Susanne K. Langer’s theory of form. A textual method is used to analyze the form. This dance is performed by five dancers. One dancer is the prima donna and acts as the bride, while the other four dancers are her ladies-in-waiting. The main dancer (portraying the bride) dances on top of a brass tray on the ornately decorated stage where the bride and groom are seated,performing to entertain the guests at the wedding. The results of the research show that the form of the Pagar Pengantin dance is a medium through which the host honours the guests who attend the wedding ceremony.Keywords: Form, elements of performance, Pagar Pengantin dance.