Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aktualisasi Pendidikan Islam dalam Dunia Kerja (Studi Kasus di Yayasan Sosial Nurul Hayat Surabaya) Ihyaul Kholid
Jurnal Keislaman Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Keislaman
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/jk.v3i1.3119

Abstract

Abstrak: Jurnal ini adalah hasil penelitian Ihyaul Kholid yang berjudul “Aktualisasi Pendidikan Islam dalam Dunia Kerja (studi kasus di yayasan Nurul Hayat Surabaya).” Hasil penelitian ini akan menjawab tentang penerapan pendidikan Islam di dalam lapangan pekerjaan. Penerapan pendidikan Islam yang dimaksud, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dalam mengajarkan poin-poin agama Islam kepada para karyawan di yayasan Nurul Hayat Surabaya. Dalam penelitian ini, penulis berusaha masuk ke dalam dunia pekerjaan yang ada di yayasan Nurul Hayat untuk mengumpulkan data-data akurat dari yayasan, baik berupa data primer maupun data sekunder. Melalui pendekatan fenomenologi penulis dapat menemukan dua fenomena yang berjalan penuh optimal, yaitu pendidikan Islam dan budaya kerja di yayasan Nurul Hayat. Setelah peneliti membandingkan data dari hasil pengamatan dengan data dari hasil wawancara dan dokumentasi tentang pendidikan spiritual dan budaya kerja di yayasan Nurul Hayat Surabaya, penulis mengkorelasikan dengan komponen-komponen pendidikan yang ada di pendidikan formal. Dari pengamatan yang dilakukan oleh peneliti dapat menghasilkan kesimpulan bahwa aktualisasi pendidikan Islam di yayasan Nurul hayat Surabaya tidak sedikitpun menghambat produktifitas pekerjaan. Dengan adanya pendidikan Islam dalam dunia kerja yayasan Nurul Hayat dapat menciptakan budaya kerja yang menjadi percontohan bagi semua lapangan pekerjaan di luar yaysan Nurul Hayat surabaya. Selain pendidikan Islam, penanaman spiritualitas kepada karyawan sangat digalakkan, demi tercipta budaya kerja yang islami. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa penanaman spiritualitas bagi para karyawan dapat mendorong semangat budaya kerja bagi karyawan. Penenaman spiritualitas di tempat kerja mampu menciptakan budaya kerja baru yang menjadikan karyawan merasa lebih bahagia dan bekerja lebih baik serta enggan untuk pindah ke tempat kerja lain. Pendidikan Islam dan spiritualitas karyawan Nurul Hayat disampaikan dalam bentuk training, kajian spiritual berupa ilmu akhlak dan ilmu tasawwuf dan pembiasaan diri membangun spiritual melalui amalan-amalan sunnah. Proses pendidikan Islam di Nurul Hayat juga memenuhi komponen-komponen pendidikan pada umumnya, seperti adanya peserta didik dan pendidik, kurikulum, metode pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Kata kunci: Pendidikan, spiritualitas
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA Ihyaul Kholid
Tarunaedu: Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 1 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/tarunaedu.v1i1.134

Abstract

Dalam pelaksanaan pendidikan selain memiliki tanggung jawab dalam membangun karakter religius siswa juga bertanggungjawab dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa. Terdapat berbagai model pembelajaran yang dapat dikembangkan oleh guru dikelas untuk meningkatkan kreatifitas seperti Contextual Teaching and Learning (CTL). Contextual Teaching and Learning (CTL) menekankan pada keterkaitan antara materi pembelajaran dengan dunia kehidupan siswa secara nyata. Siswa dilatih untuk bias aktif terhadap permasalahan yang ada disekitar kehidupan mereka, khususnya yang berkaitan dengan materi pembelajaran Agama Islam.                 Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas VIII pada bidang studi Pendidikan Agama Islam di SMP Bina Taruna Surabaya Tahun Pelajaran 2022-2023 dan faktor penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (Field research) yaitu penelitian yang datanya dilakukan di lapangan. Penentuan subyek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data model interaktif dari Miles dan Huberman. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini adalah 1) Penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas VIII pada bidang studi Pendidikan Agama dilakukan melalui tiga tahapan. Pada tahap perencanaan, guru membuat RPP dan menyiapkan bahan materi diskusi. Pada tahap pelaksanaan, guru menyampaikan materi, membimbing siswa untuk aktif memberikan contoh terkait materi, membagi siswa menjadi beberapa kelompok diskusi untuk menganalisis peristiwa nyata dan actual terkait materi. Mengintruksikan siswa untuk mempresntasikan argumennya, dan mengevaluasi hasil diskusi siswa. Pada tahap evaluasi, guru menekankan pada penilaian proses saat kegiatan pembelajaran berlangsung (aspek afektif melalui lembar pengamatan sikap siswa, aspek kognitif melalui penugasan dan tes, aspek psikomotorik melalui observasi kecakapan siswa saat proses diskusi dan presentasi). 2) Kendala dalam penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada bidang studi Pendidikan Agama Islam meliputi dua aspek yaitu dari segi media (kurangnya kelengkapan sarana fasilitas sekolah) dan dari segi siswa (dikarenakan perbedaan karakteristik dari masing-masing siswa).