This Author published in this journals
All Journal JURNAL KEISLAMAN
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENDAMPINGAN IBU DALAM MASA PENDIDIKAN ANAK Achmad Acmad
Jurnal Keislaman Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Keislaman
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/jk.v1i1.3353

Abstract

Strategi yang dipakai oleh ibu-ibu di Sekolah Al-Mu’tadil di DesanTenggun Dejeh Kecamatan Kelampis dalam masa pendidikan anak khususnyaanak pada masa sekolah dasar adalah meluangkan waktu bersama anak, menjaditeman belajar anak, menerapkan peraturan keluarga, memberikan hadiah danmembiarkan anak bermain. Manfaat dari dalam implementasi pendampingan yangmereka lakukan adalah menambah rasa percaya diri, tidak malu bertanya, mandiri,dan semangat dalam pada anak. Kendala-kendala yang sering mereka temukandalam proses pendampingan adalah keterbatasan pengetahuan ibu akan pelajarananak mereka dan kesibukan ibu yang menyita waktu untuk selalu mendampingianak.
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM MENURUT PERSPEKTIF KH. ABDURRAHMAN WAHID Achmad Acmad
Jurnal Keislaman Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Keislaman
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/jk.v1i2.3361

Abstract

Pendidikan Islam merupakan sistem yang diselenggarakan dengan hasrat untuk mengajarkan ajaran dan nilai-nilai Islam dalam kegiatan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendidikan Islam menurut KH. Abdurrahman Wahid. Dalam penelitian kepustakaan ini digunakan metode teknik analisa data kualitatif yaitu analisa data reflektif thinking, yaitu teknik analisa data dengan dengan proses pemikiran hilir mudik. dan sebagai hasil dari penelitian ini sebagai beikut, Gus Durberpendapatbahwapendidikan Islam adalah proses penanaman nilai-nilai Islam pada diri seseorang dengan cara dan sistem tertentu, sehingga terus berkembang sesuai tuntunan zaman tanpa meninggalkan tradisi umat yang telah dilakukan sejak dahulu. Salah satu metode yang digunakan beliau adalah keberagaman atau variasi, mengingat penduduk Indonesia yang majemuk secara geografis, sehingga selalu berbeda dalam menggunakan metode pendidikan Islam. Pendidikan Islam dalam perspektif Gus Dur bertujuan untuk memanusiakan manusia, karena sebagai wahana dalam memerdekakan dan pembebasan manusia, sedangan kurikulum pendidikan Islam menurut Gus Dur sebagai berikut : Pertama, orientasi pendidikan harus lebih ditekankan pada afektif dan psikomotorik, kedua, dalam proses mengajar, guru harus mengembangkan proses pembentukan karakter kemandirian, tanggungjawab, kreatif, dan inovatif pada peserta didik, ketiga, guru harusbenar-benar memahami makna pendidikan dalam arti luas, tidak hanya transfer of knowledge saja, melainkan juga harus mengikuti transfer of value and skill dan pembentukan karakter. Gus Dur menilai proses lebih penting dari pada hasil.