This Author published in this journals
All Journal Greget
Sutarno Haryono
Program Studi Seni Tari Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MAKNA TEKS DRAMA TARI LANGEN CARITA JAKA TINGKIR Nanda Isa Fajarina; Sutarno Haryono
Greget Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.197 KB) | DOI: 10.33153/grt.v17i2.2301

Abstract

AbstrakPenelitian DramaTari Langen Carita Jaka Tingkir bertujuan untuk mendiskripsikan makna Teks dan bentuk Drama Tari Langen Carita Jaka Tingkir. Penelitian inimenggunakan Konsep Pragmatik menurut Maryono dan konsep seni pertunjukan menurut maryono. Penulisan skripsi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dimanadi dalam metodeini bertujuan untuk memperoleh data sebanyak-banyaknya kemudian dianalisis dan dideskripsikan secara mendalam, sehingga dapat memberikan gambaran dan pemaparan mengenai Mana Teks Drama Tari Langen Carita Jaka Tingkir. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa Drama Tari langen Carita Jaka tingkir memiliki sebuah mana teks karena didalamnya memiliki sebuah cerita yang mengandung makna nilai-nilai kehidupan. Nilai-nilai kehidupan tersebut diwujudkan dalam bentuk gerak, ekspresi, tembang dan juga dialog.nilai-nilai tersebut mampu diwujudkan dengan rasa melaui bentuk sajian Drama Tari langen Carita Jaka Tingkir. Drama Tari Langen Carita Jaka Tingir mampu mengungapkan sebuah rasa kegembiraan seorang anak yang sedang bermain dan menggelar langen Cerita dismping itu anak-anak tersebut mampu memberikan rasa gagah, berani dan berwibawa. Rasa tersebut dituang dalam sebuah tokoh Jaka tingkir, buaya dan juga prajurit. Dengan adanya sebuah makna teks Drama Tari Langen Carita Jaka tingkir diharapkan mampu memberikan sebuah pengajaran kepadapara generasi muda untuk lebih mencintai kebudayaan local atau cerita pahlawan local yang sekarang ini posisinya mulai tergantikan oleh perkembangan jaman.Kata kunci: Drama tari langen Carita Jaka Tingkir, Makna teks, bentuk.AbstractResearch DramaTari LangeJaka Tingkir aims to describe the meaning of the text and the form of dance Drama Langen Carita Jaka Tingkir. This research uses the Pragmatic Concept according to Maryono and the concept of performing arts according to maryono. Writing this thesis using qualitative research methods where in this method aims to obtain data as much as possible then analyzed and described in depth, so as to provide description and exposure of Mana Text Drama Dance Langen Carita Jaka Tingkir. Data collection techniques used are observation, interview and literaturestudy.The result of the research shows that the Dance Drama of Carita Jaka Tingkir has a text where because it has a story that contains the meaning of life values. Values of life is manifested in the form of motion, expression, song and also dialog. These values can be realized with a taste through the form of dish Dance Drama Dance Carita Jaka Tingkir. The Langen Carita Jaka Tingir Dance Drama is able to express a sense of joy of a child who is playing and deploying. The story of dismping children is able to give a sense of dashing, courage and dignity.The taste is poured in a character Jaka tingkir, crocodile and also the soldier. With the existence of a text meaning of Dance Drama Langen Carita Jaka tingkir is expected to give a teaching to the young generation to better love local culture or local hero story which is now its position began to be replaced by the development of the era.Top of FormKeywords: Drama Tari Langen Carita Jaka Tingkir, the meaning of text, form.
KESENIAN KOBRO SISWO KOMUNITAS SINAR MUDA DESA SALAKAN KABUPATEN TEMANGGUNG (Kajian Holistik) Kiki Fatmawati; Sutarno Haryono
Greget Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.694 KB) | DOI: 10.33153/grt.v17i2.2302

Abstract

AbstrakPenulisan Skripsi ini bertujuan untuk mengungkap kesenian Kobro Siswo komunitas Sinar Muda dari segi kritik seni holistik untuk mendeskripsikan dan menganalisa tentang : (1) faktor genetik, membahas mengenai latar belakang terbentuknya kesenian Kobro Siswo komunitas Sinar Muda (2) faktor objektif, membahas komponen verbal dan komponen non-verbal, mendeskripsikan menjelaskan hubungan komponen non-verbal dan verbal (3) faktor afektif, menjelaskan respon atau tanggapan penghayat (4) menjelaskan makna kesenian Kobro Siswo komunitas Sinar Muda. Bentuk penelitian adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan pendekatan kritik seni holistik. Teori yang digunakan untuk mengakaji kesenian Kobro Siswo komunitas Sinar Muda adalah : (1) Teori pragmatik untuk mengkaji komponen verbal dan koneksitas komponen verbal dan non-verbal, (2) Teori seni pertunjukan untuk mengkaji komponen non-verbal dan verbal. Simpulan didapat berdasarkan analisis koneksitas faktor genetik, objektif, afektif. Kesenian Kobro Siswo komunitas Sinar Muda merupakan kesenian yang berfungsi sebagai hiburan dan media dakwah. Kesenian Kobro Siswo komunitas Sinar Muda memberikan pesan moral yaitu mengajarkan pentingnya menjadi manusia yang memiliki semangat pantang menyerah dan selalu ingat kepada Tuhan Yang Maha Esa.Kata kunci: Kobro Siswo komunitas Sinar Muda, kritik seni holistik, pragmatik.AbstractThe aim of this thesis is to uncover the art of Kobro Siswo in the Sinar Muda community from a holistic art criticism perspective in order to describe and analyze: (1) the genetic factors, including a discussion of the background to the formation of the art of Kobro Siswo in the Sinar Muda community; (2) the objective factors, including a discussion of the verbal and non-verbal components and a description of the relationship between the verbal and non-verbal components; (3) the affective factors, including an explanation of the response or reaction of the audience; and (4) an explanation of the meaning of the art of Kobro Siswo in the Sinar Muda community. The form of the research is descriptive qualitative with a holistic art criticism approach. The theories used to study the art of Kobro Siswo in the Sinar Muda community are: (1) The theory of pragmatics to study the verbal component and the connection between the verbal and non-verbal components. (2) The theory of performing arts to study the verbal and non-verbal components. The conclusion is obtained based on an analysis of the connection between the genetic, objective, and affective factors, and shows that the art of Kobro Siswo in the Sinar Muda community is an art that functions both as entertainment and as a medium for religious proselytization. The art of Kobro Siswo in the Sinar Muda community present moral messages which teach about the importance of becoming a human being with a spirit that never gives up and always remembers Almighty God.Keywords: Kobro Siswo Sinar Muda community, holistic art criticism, pragmatic.