Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KEPEDULIAN TOKOH TERHADAP LINGKUNGAN ALAM DALAM NOVEL SUMUR MINYAK AIR MATA KARYA WINENDRA GUNAWAN Nur Kholis Ida Purwati; Arif Setiawan
ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/estetika.v2i1.110

Abstract

Manusia dan lingkungan adalah dua komponen yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Manusia membutuhkan lingkungan alam untuk hidup dan lingkungan membutuhkan manusia untuk merawatnya. Namun, akhir-akhir ini dunia sedang dihadapkan pada kekacauan lingkungan alam yang terjadi baik di gunung, laut, sungai, hutan dan beberapa tempat lainnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa manusia belum sepenuhnya menjaga dan merawat alam. Kepedulian terhadap lingkungan yang seharusnya sudah melekat sejak asal mula manusia kini semakin lama semakin terkikis. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk kepedulian tokoh terhadap lingkungan alam dalam novel Sumur Minyak Air Mata karya Winendra Gunawan, (2) mendeskripsikan hubungan tokoh dan lingkungan alam dalam novel Sumur Minyak Air Mata karya Winendra Gunawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan ekokritik sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk kepedulian tokoh terhadap lingkungan alam dalam novel Sumur Minyak Air Mata ditunjukkan melalui empat sikap yaitu sikap hormat, sikap tanggung jawab moral, sikap solidaritas, serta sikap kasih sayang dan kepedulian terhadap lingkungan alam. (2) Hubungan tokoh dengan lingkungan alam ditunjukkan melalui paham determinisme dan posibilisme. Paham determinisme terlihat dari respon pasif tokoh dalam menerima peluang yang diberikan alam, sedangkan paham posibilisme berkaitan dengan respon aktif yang dimunculkan oleh beberapa tokoh dalam menanggapi peluang yang diberikan alam.
KEPEDULIAN TOKOH TERHADAP LINGKUNGAN ALAM PADA NOVEL SUMUR MINYAK AIR MATA Nur Kholis Ida Purwati; Arif Setiawan
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 4 No. 2 (2021): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v4i2.1324

Abstract

Penelitian ini bertujuan kepedulian tokoh terhadap lingkungan alam yang terdiri dari (a) sikap hormat terhadap alam, (b) sikap tanggung jawab moral terhadap alam, dan (c) sikap solidaritas terhadap alam, dan (4) sikap kasih sayang dan kepedulian terhadap alam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekokritik. Sumber data penelitian berupa novel Sumur Minyak Air Mata karya Winendra Gunawan edisi pertama. Data dalam penelitian berupa berupa potongan cerita, kutipan kalimat, paragraf, maupun percakapan yang menunjukkan gagasan permasalahan tentang kepedulian terhadap lingkungan alam. Teknik pengumpulan data yaitu (1) pembacaan cermat terhadap objek material, (2) mengidentifikasi data yang memiliki relevansi dengan indikator, dan (3) mendeskripsikan keseluruhan data sebagai korpus data penelitian. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menurut Miles dan Huberman yang meliputi menurut Miles & Huberman, yaitu menggunakan teknik interaktif yang meliputi (1) reduksi data, (2) sajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menujukkan 1) Sikap hormat terhadap alam ditunjukkan oleh tokoh dengan sikap dan etika terhadap alam dalam bentuk mitigasi (upaya mengurangi resiko), menjaga, memelihara, dan menghargai lingkungan alam. (2) Sikap tanggung jawab moral terhadap alam ditunjukkan oleh tokoh dengan tetap menjaga keberlangsungan alam tanpa pernah melakukan eksploitiasi terhadap lingkungan alam. (3) Sikap solidaritas terhadap alam ditunjukkan oleh tokoh dengan melakukan perbaikan terhadap lingkungan alam yang telah mengalami kerusakan. (4) Sikap kasih sayang dan kepedulian terhadap alam ditunjukkan oleh tokoh dengan menyayangi mahluk ekologi lainnya yang menjadi bagian dari keberlangsungan lingkungan alam.