Sugimin Sugimin
jurusan karawitan, Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENGENAL KARAWITAN GAYA YOGYAKARTA Sugimin Sugimin
Keteg: Jurnal Pengetahuan, Pemikiran dan Kajian Tentang Bunyi Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.966 KB) | DOI: 10.33153/keteg.v18i2.2398

Abstract

AbstrakKarawitan gaya Yogyakarta dan karawitan gaya Surakarta diduga bersumber dari budaya yang sama, yaitu kerajaan Mataram. Kedua gaya karawitan ini menggunakan perangkat gamelan yang sama, yaitu perangkat gamelan ageng. Karawitan yang berkembang di wilayah Kasultana Yogyakarta kemudian memunculkan ciri-ciri yang berbeda dengan karawitan gaya Surakarta. Ciri-ciri tersebut dapat dilihat secara fisik maupun non fisik Ciri-ciri fisik dapat dikenali melalui bentuk instrumen, sedangkan ciri-ciri non fisik berupa cara kerja musikal dapat dikenali melalui pola tabuhan, garap, irama, tempo sajian, dan susunan balungan gending yang semuanya dalam rangka untuk penguatan sebuah identitas gaya karawitan. AbstractYogyakarta style karawitan and Surakarta style gamelan are said to originate from the same culturalsource: that of the Mataram kingdom. Each style uses the same type of gamelan: the gamelan ageng.The style of karawitan that developed in the Yogyakarta Sultanate gradually evolved different characteristicsfrom that in Surakarta. These characteristics are both physical and non-physical. The former canbe observed in the shapes of the instruments, while the latter involve how the music is played: how theinstruments are struck, garap, irama, the tempo within performances, and the balungan of compositions.All these elements go towards strengthening the identity of each style.Keywords: Yogyakarta style Karawitan, physical characteristics, and musical characteristicsKata Kunci: Karawitan Gaya Yogyakarta, ciri fisik, dan ciri musikal