Siswati Siswati
Jurusan Karawitan Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

CENGKOK SINDHEN BERGAYA POP SEBAGAI PENDUKUNG INDUSTRI HIBURAN Siswati Siswati
Keteg: Jurnal Pengetahuan, Pemikiran dan Kajian Tentang Bunyi Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.965 KB) | DOI: 10.33153/keteg.v19i1.2637

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai munculnya sindhen di acara-acara televisi dan dunia maya dengan tampilan yang berbeda. Perbedaan tampilan ini mengacu pada sajian lagu-lagu pop yang berbeda dari sindhen pada umumnya. Hipotesis terkait dengan perubahan tampilan berupa lagu lintas genre tersebut, bahwasanya para sindhen mempunyai tujuan utama eksistensi yang berdampak pada penghasilan finansial. Penggunaan kata “sindhen” sebagai label industri akan merubah makna sindhen yang sesungguhnya. Penelitian ini mengambil sampel sindhen yangterjun ke musik lintas genre. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian adalah ekonomi merupakan aspek kuat yang melatarbelakangi kemauan untuk menjadi sindhen lintas genre. Dikotomi status sosial dalam masyarakat bahwa memegang erat posisi seni tinggi dan seni rendah. Hal tersebut menjadikan seseorang merasa mempunyai beban kultural sehingga membatasi kebebasan ekspresi dalam dirinya. Serta menjaga kualitas dengan latihan.Kata kunci: cengkok sindhen, lintas genre, gaya pop, industri hiburan.AbstractThis study examines the emergence of sindhen in television shows and cyberspace with different views. This display difference refers to the dish of pop songs that are different from sindhen in general. The hypothesis associated with the change of appearance in the form of songs across the genre, that sindhen have the main purpose of existence that impact on financial income. The use of the word “sindhen” as an industry label will change the true meaning of sindhen. This study takes samples of sindhen that plunge into music across genres. The research method used is qualitative with case study approach. The result of this research is economics is strong aspect which is background of willingness to become sindhen cross genre. The dichotomy of social status in society that holds tightly the position of high artand low art. It makes a person feel has a cultural burden that limits freedom of expression in him. As well as maintaining quality with practice.Keywords: cengkok sindhen, cross genre, pop style, entertainment industry .