Suyoto Suyoto
Institut Seni Indonesia Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GARAP KENDANG GAYA SURAKARTA DAN YOGYAKARTA DALAM RANGKAIAN MRABOT (STUDI KASUS: GENDING MADUWARAS) Wiliyan Bagus Dwi Krismiatin; Suyoto Suyoto
Keteg : Jurnal Pengetahuan, Pemikiran dan Kajian Tentang Bunyi Vol. 20 No. 2 (2020)
Publisher : Surakarta: Jurusan Karawitan Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/keteg.v20i2.3551

Abstract

Penelitian pada Maduwaras, Gendhing Kethuk 2 Kerep Minggah 4: Kajian Garap Kendang, Gaya Surakarta dan Yogyakarta Dalam Rangkaian Mrabot” adalah menganalisis garap kendang gendhing Maduwaras.  Gagasan dalam penelitian ini adalah kolaborasi garap dua gaya Karawitan yaitu gaya Surakarta dan Yogyakarta dengan rangkaian; Maduwaras, gendhing gendhing kethuk 2 kerep minggah 4 kalajengaken ladrang Mara Lagu, suwuk, trus lagon Sanga Wetah, ada-ada kasambet Playon kaseling rambangan Kinanthi, Sinom, Durma laras sléndro pathet sanga.  Dalam rangkaian tersebut terdapat dua gaya karawitan yang berbeda dengan berbagai macam garap kendhangan.  Permasalahan tersebut dikaji sesuai dengan kaidah-kaidah karawitan pada kedua gaya tersebut.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif.  Penelitian dimulai dari proses rancangan penelitian karya, pemilihan sumber dan jenis data. Teknik pengumpulan data dimulai dari studi pustaka, observasi, dan wawancara.  Dalam analisa penelitiannya menggunakan tiga pendekatan konsep yaitu konsep garap (materi garap dan prabot garap), konsep mungguh, konsep matut dan konsep padhang ulihan.Hasil yang diperoleh adalah kedua gaya yang memiliki latar belakang berbeda dapat dikolaborasi dengan baik dengan memperhatikan kaidah-kaidah yang berlaku dari kedua gaya tersebut khususnya garap kendhangan.  Perbedaan garap kendhangan pada masing-masing bentuk gending dapat menghasilkan berbagai karakter, warna dan dramatik musikal dengan didukung oleh beberapa aspek kendhangan antara lain; penerapan sekaran, laya, wiledan, serta dinamika dengan tetap memperhatikan konsep mungguh. Kata kunci : gending, kendhangan, garap, gaya
Gending Identitas Desa Waru, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar sebagai Desa Seni Budaya Suyoto Suyoto; Nanang Bayu Aji
Abdi Seni Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat Karya Seni yang berjudul “Gending Identitas Desa Waru, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar Sebagai Desa Seni Budaya”, adalah bentuk kegiatan yang menghasilkan gending identitas Desa Waru yang selama ini belum dimiliki oleh Desa Waru. Hal ini merupakan sebuah inovasi dalam penggarapan gending identitas Desa Waru. Setelah menganalisis situasi dan permasalahan mitra, maka peneliti menggarap gending identitas Desa Waru. Kegiatan ini menjelaskan tentang pentingnya gending identitas. Peneliti menyusun materi, melatih yang berkaitan dengan gending identitas, sekaligus memberikan wawasan kepada Desa Waru agar ilmu yang diberikan dan gending yang telah dibuat dapat diimplementasikan, serta bermanfaat untuk Desa Waru khususnya, masyarakat pada umumnya. Dalam kegiatan pelatihan ini digunakan metode drill, yakni dengan melakukan latihan secara rutin sesuai dengan yang direncanakan. Tidak kalah pentingnya adalah pembuatan karya musik identitas Desa Waru sebagai gending tetap. Hasil dari pelatihan ini adalah wujud rekaman gending identitas Desa Waru, sehingga Desa Waru yang dinobatkan sebagai Desa Seni Budaya oleh Bupati Karanganyar telah memiliki gending sebagai identitas Desa. Kata Kunci: gending, identitas, seni budaya