Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

RESILIENSI PADA PASIEN STROKE RINGAN DITINJAU DARI JENIS KELAMIN Nourma Ayu Safithri Purnomo
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol. 2 No. 2 (2014): August
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.304 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v2i2.2000

Abstract

Resiliensi dapat diartikan sebagai kemampuan merespon secara fleksibel dalam mengubah kebutuhan situasional dan kemampuan untuk bangkit dari pengalaman emosional yang negatif. Setiap orang harus memiliki resiliensi yang baik agar terhindar dari segala permasalahan begitu juga pada pasien stroke yang diketahui rentan mengalami depresi. Subyek penelitian ini adalah 7 pasien stroke ringan di Poli Neurologi RSUD DR. Saiful Anwar Malang. Alat pengumpulan data menggunakan skala resiliensi-14. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji non paramatetrik dengan teknik uji mann-whitney u. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan resiliensi diantara pasien stroke ringan laki-laki dan perempuan dengan nilai asyp sig, (2-tailed) 0,480 > 1/2 α, α= 0,01. Kata kunci: Resiliensi, stroke ringan atau TIA Resilience can be defined as the ability to flexibly respond to change situational need and ability to rise from a negative emotional experience. Everyone must have good resilience to avoid problem like happened stroke patients who have known they got depression easily. This research have purpose to know differences of resilience among male and female of minnistroke patients. Subjects of this research were 7 minnistroke patients in Neurology Polyclinic of RSUD DR. Saiful Anwar Malang. Instrument of data collection used resilience scale-14. The data analysis in this research used a non parametric test with white man u technique. The result data analysis showed that there were no differences of resilience among male and female patients of minnistroke with asyp sig value (2- tailed) of 0,480 > 1/2 α; α= 0,01. Keywords: Resilience, minni stroke or TIA.
PERBEDAAN KESEHATAN MENTAL IBU PASCA MELAHIRKAN DITINJAU DARI TINGKAT PENDIDIKAN, JUMLAH ANAK, DAN JENIS PEKERJAAN Purnomo, Nourma Ayu Safithri
JIVA: Journal of Behaviour and Mental Health Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiva.v5i2.3480

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the differences in mental health of postpartum mothers in terms of education level, number of children, and type of  employment. This study used quantitative methods with research data collected through Google Forms filled in by mothers who gave birth in the last 6 months. Data analysis in this study used 3-way Anova. Mental health variable was measured using the adapted MHI-18 scale. The results of the three-way ANOVA test showed that the number of children had a significant effect on the mental health of postpartum mothers (p < 0.05), while the level of education and types of employment did not show a significant effect. In addition, there was no interaction between the independent variables simultaneously in influencing the mental health of postpartum mothers. The results of this study also highlight the importance of providing support to mothers who have more children. The social support from family and society is key in helping mothers cope with postpartum psychological distress.Keywords : Mental Health, Education Level, Number Of Children, Types of  Employment ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kesehatan mental ibu pasca melahirkan ditinjau dari tingkat pendidikan, jumlah anak, dan jenis pekerjaan. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data penelitian yang dikumpulkan melalui Google Form yang diisi oleh ibu yang melahirkan dalam 6 bulan terakhir. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Anova 3 jalur. Variabel kesehatan mental diukur menggunakan skala MHI-18 yang telah diadaptasi. Hasil uji Anova tiga jalur menunjukkan bahwa jumlah anak memiliki pengaruh signifikan terhadap kesehatan mental ibu pasca melahirkan (p < 0,05), sementara tingkat pendidikan dan bentuk pekerjaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Selain itu tidak ditemukan interaksi antara variabel bebas secara simultan dalam memengaruhi kesehatan mental ibu pasca melahirkan. Hasil penelitian ini juga menyoroti pentingnya memberikan dukungan atau support pada ibu yang memiliki jumlah anak yang lebih banyak. Dukungan sosial dari keluarga dan lingkungan menjadi kunci dalam membantu para ibu mengatasi tekanan psikologis pasca melahirkan.Kata Kunci: Kesehatan Mental,  Tingkat Pendidikan, Jumlah anak, Jenis Pekerjaan
PORTRAIT OF EGO DEFENSE MECHANISM IN SONG LYRICS SEKUAT SESAKIT Purnomo, Nourma Ayu Safithri
International Journal of Humanity Studies (IJHS) Vol 9, No 1 (2025): September 2025
Publisher : Sanata Dharma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/ijhs.v9i1.12656

Abstract

Music is a literary work that serves as a means of psychological expression for individuals. This can be seen in the lyrics of the song Sekuat Sesakit, which describe the ego defense mechanisms of repression and reaction formation. This situation is interesting to study in depth due to the limited research on the analysis of ego defense mechanisms in song lyrics. This study aims to explore how the lyrics of the song Sekuat Sesakit reflect ego defense mechanisms and their impact on an individual's psychological condition. This study uses the hierarchy of ego defense mechanisms theory described by George Vaillant. The object of study in this research is the lyrics of the song Sekuat Sesakit performed by Idgitaf. This study uses a qualitative method with a thematic analysis technique. The results of this study show that repression and reaction formation fall into the neurotic level of the ego defense mechanism theory. The long-term use of repression and reaction formation can cause psychological disorders that negatively affect an individual's mental health. The information from this study is expected to add to the understanding of the concept of ego defense mechanisms through song lyrics from a psychological perspective.
Perbedaan Postpartum Fatigue dan Kesehatan Mental Ditinjau dari Metode Kelahiran Ibu Purnomo, Nourma Ayu Safithri
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.652

Abstract

Proses Persalinan merupakan suatu momen bersejarah dalam hidup seorang ibu. Ada 2 bentuk persalinan yang umumnya dijalani yaitu persalinan secara pervaginam atau normal dan persalinan secara caesar. Banyak hal yang dirasakan oleh para ibu setelah menjalani proses melahirkan, salah satunya yaitu rasa lelah. Rasa lelah pasca melahirkan (postpartum fatigue) berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental seorang ibu. Situasi ini membuat seorang ibu kurang dapat mengontrol pikiran dan emosinya sehingga menampilkan performa yang kurang maksimal dalam proses pengasuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui postpartum fatigue dan kesehatan mental seorang ibu berdasarkan metode kelahiran. Ada 42 ibu yang menjadi responden dalam penelitian ini dengan rentang waktu melahirkan 0-6 bulan yang lalu. Jenis penelitian ini berbentuk kuantitatif dengan menggunakan uji manova. Hasil penelitian menunjukkan jika tidak terdapat perbedaan secara signifikan postpartum fatigue dan kesehatan mental seorang ibu jika ditinjau dari metode kelahiran baik secara simultan maupun parsial, dengan nilai signifikansi lebih besar dari 0.05 (>0,05). Postpartum fatigue dan kesehatan mental seorang ibu lebih dipengaruhi oleh dukungan dan perhatian orang-orang yang ada disekitar ibu seperti pasangan dan orang tua.
PERBEDAAN KETAHANAN AKADEMIK (ACADEMIC HARDINESS) MAHASISWA UICI DITINJAU DARI PENGGUNAAN PLATFORM AIDSTLS DAN LMS SEVIMA Purnomo, Nourma Ayu Safithri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25066

Abstract

Perkembangan media pembelajaran pada saat ini semakin meningkat seiring berkembangnya teknologi. Hal ini dapat dilihat dari munculnya berbagai inovasi media pembelajaran yang memudahkan para mahasiswa untuk dapat menjalani perkuliahan melalui platform pembelajaran yang berbasis online. Hal ini seperti yang dijalani oleh para mahasiswa UICI yang menggunakan media pembelajaran berupa AIDSTLS dan Sevima. AIDSTLS dan Sevima merupakan platform pembelajaran yang dapat digunakan kapan saja dan dimana saja. Kehadiran AIDSTLS dan Sevima membuat para mahasiswa dituntut untuk bisa beradaptasi menghadapi perbedaan cara mengakses bahan ajar, cara belajar, dan lain-lain. Hal ini juga membuat mereka harus siap untuk bisa menghadapi segala macam tantangan dan kesulitan yang bisa muncul saat menjalani proses perkuliahan dengan menggunakan media pembelajaran tersebut. Hal ini membuat pentingnya mahasiswa memiliki ketahanan akademik yang baik dalam proses belajarnya. Ketahanan akademik (academic hardiness) merujuk pada suatu kemampuan yang perlu dimiliki oleh setiap individu untuk dapat menghadapi berbagai macam kesulitan dan tantangan yang muncul saat menjalani proses akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan ketahanan akademik mahasiswa UICI yang menggunakan platform AIDSTLS dan Sevima. Subjek dalam Penelitian ini berjumlah 115 Mahasiswa UICI yang terdiri dari 47 mahasiswa yang menggunakan platform AIDSTLS dan 68 mahasiswa yang menggunakan platform Sevima. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan skala Revised Academic Hardiness dengan koefisien Cronbach’s Alpha (a=0,878). Analisis statistik yang digunakan adalah Independent Sample T-Test. Hasil dari analisis data menunjukkan nilai signifikansi p=0,057 (p>0,05). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada ketahanan akademik mahasiswa yang menggunakan platform AIDSTLS dan Sevima. Hal ini dapat dikarenakan ketahanan akademik pada mahasiswa dalam menjalani proses belajar tidak hanya dikarenakan media pembelajaran yang digunakan tetapi ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi hal tersebut.