Yustus Adipati
Cipanas Theological Seminary

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Missio Ecclesiae

USIA EMAS (‘GOLDEN-AGE’): MENYOAL KEPEDULIAN ORANGTUA TERHADAP PAUD (Menyambut ‘Kehadiran’ FKIP Prodi: PAUD di I-3, Batu, Jawa Timur) Yustus Adipati
Missio Ecclesiae Vol. 2 No. 2 (2013): Oktober
Publisher : Institut Injil Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/me.v2i2.31

Abstract

Berdasarkan berbagai penjelasan berkenan dengan kepedulian orangtua terhadap PAUD, maka beberapa faktor disebutkan sebagai berikut: Fakfor ‘Skill Anak’: Memberikan perhatian seperti sarana penunjang bagi kesehatan fisik anak; pemenuhan kebutuhan gizi anak melalui makan dan minuman yang sehat, serta kebutuhan vitamin, sampai kepada pemenuhan kebutuhan asupan-asupan penunjang lainnya; Faktor Pola Belajar Anak: Memberikan perhatian berupa kebutuhan fasilitas sarana prasarana belajar, seperti alat bermain anak untuk membangun antusiasme serta rasa keingin-tahuan anak, dengan berkesinambungan, konsistensi, keteraturan agar pembiasaan belajar itu menjadi ‘Daily Habit’; Faktor Respon Anak dalam Mengatasi Konflik: Memberikan pengalaman mencurahkan isi hati anak kepada orangtua; menempatkan diri di tengah persaingan, serta mempelajari pelbagai aturan atau norma yang berlaku. Melalui penjelasan di atas, dapat dirangkum beberapa indikator mengenai Kepedulian orangtua terhadap PAUD, sebagai berikut: (1) Faktor ‘Skill Anak’, dengan indikator-indikatornya, meliputi: a) Kesehatan Fisik, b) Kebutuhan Gizi; (2) Faktor Pola Belajar Anak, dengan indikator-indikatornya, meliputi: a) Fasilitas Belajar, b) Fasilitas bermain, c) Kebiasaan belajar; (3) Faktor Respon Anak dalam Mengatasi Konflik, dengan indikator-indikatornya, meliputi: a) Pencurahan hati, b) Persainan, c) aturan.
MEMAKNAI NILAI DASAR DARI TINDAKAN ORANGTUA DALAM MENOLONG ANAK Yustus Adipati
Missio Ecclesiae Vol. 5 No. 2 (2016): Oktober
Publisher : Institut Injil Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/me.v5i2.60

Abstract

Di era globalisasi dan perubahan lingkungan yang demikian cepat ini, maka dalam perjalanan gereja selanjutnya telah menimbulkan berbagai tantangan baru dan menuntut gereja untuk peka terhadap berbagai persoalan berkaitan dengan keberadaan jemaat di masa kini dan yang akan datang. Dalam mengantisipasi perubahan zaman ini, gereja menghadapi tantangan yang cukup berat sebagai dampak atau akibat negatif dari kemajuan umat manusia dan hal yang nyata, salah satu di antaranya adalah terabaikannya hak anak dalam hal pendidikan. Bentuk-bentuk kegiatan mulai dari perencanaan, proses pelaksanaan pembelajaran, sampai dengan penilaian hasil belajar merupakan unsur-unsur penting dalam pendidikan. Sedangkan, upaya menolong anak, semuanya bermuara pada kegiatan pendidikan. Tanggungjawab keluarga menjadi sangat penting terutama bagi dan untuk masa depan anak di kemudian hari. Salah satu implementasi akademisnya adalah bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran serta pengembangan pribadi dengan tingkat kecerdasan sesuai dengan minat dan bakat anak. Sekalipun, tugas dan tanggungjawab terhadap pembinaan serta pendidikan anak secara teologis masih terkait dengan fungsi gereja; namun dalam praktik pelaksanaannya bahwa tugas pokok ini sangat tergantung sepenuhnya pada keterlibatan semua orangtua agar berperan nyata di tengah keluarga berdasarkan kemurahan hati.