Agus Ahmadi
KERIS DAN SENJATA TRADISIONAL ISI Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEBERAGAMAN KREASI KRIYA WAYANG KULIT Agus Ahmadi
Ornamen Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3340.745 KB) | DOI: 10.33153/ornamen.v12i1.1607

Abstract

Keberagaman berarti terdapat aneka jenis, bentuk atau hal-hal yang banyak. Hasil kreasi yang berupa karyakriya wayang kulit itu sangat banyak, tersebar luas dan beragam baik jenis, bentuk, tatahan sertasunggingannya (pewarnaannya).Wayang adalah warisan budaya milik bangsa Indonesia yang tidak terkiranilainya. UNESCO pada tanggal 7 Nevember 2003 menetapkan Wayang Indonesia sebagai “Masterpiece ofthe Oral and Intangible Heritage of Humanity”. Jenis-jenis wayang di Indonesia sangat banyak, untuksementara yang dapat dicatat ada 55 wayang, yang terbanyak adalah wayang dari bahan kulit perkamen(kulit sapi/kerbau yang telah diolah) ada 28 jenis.Wayang yang paling terkenal, lama umurnya, banyakdibahas, banyak pendukungnya serta paling banyak ragamnya adalah Wayang Kulit Purwa di Jawa.Hasilkreasi wayang kulit purwamemiliki keberagaman dalam hal:gaya, wanda, nama-nama, penggolongan,ukuran, teknik, fungsi, pola atau bentuk baku, tatahan, sunggingan, busana, perhiasan pada wayang sertakreasi pengembangannya.Kata Kunci: wayang kulit, kriya, keberagaman