Nurlia Ali
STKIP YAPIM Maros

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kearifan Lokal Dalam Melestarikan Pulau Dan Laut Di Pulau Bonetambu Sulawesi Selatan Nurlia Ali; Ahdan Sinilele
Hasanuddin Journal of Sociology VOLUME 1, ISSUE 2, 2019
Publisher : Department of Sociology Faculty of Social and Political Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/hjs.v1i2.9430

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kearifan lokal yang dijalankan masyarakat Pulau Bonetambu dalam pelestarian lingkungan pulau dan laut serta mengetahui peran kelembagaan adat dalam menetapkan dan mengawal kearifan lokal masyarakat pulau Bonetambu. Penelitian dilaksanakan di pulau Bonetambu Kelurahan Barang Caddi, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, pada tahun  2016. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif, menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis maupun lisan dan perilaku dari orang-orang ataupun masyarakat pada wilayah penelitian. Informan berjumlah 15 orang yang dipilih secara purposive, data yang diperoleh dari wawancara, observasi dan dokumentasi selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Adapun kearifan lokal untuk melestarikan laut yang dilakukan di Pulau Bonetambu ialah penentuan waktu, cuaca dan musim dalam melakukan penangkapan ikan, mempertahankan penggunaan alat tangkap ramah lingkungan dalam menangkap ikan, mempertahankan kelestarian terumbukarang, ritual penggunaan perahu dan alat tangkap baru, mempertahankan tradisi melaut, menganggap laut sebagai ciptaan Tuhan yang harus dipelihara oleh setiap nelayan. Selanjutnya kearifan lokal dalam melestarikan pulau yang dijalankan ialah melindungi keaslian pulau Bonetambu (Timbunan pasir putih sekeliling pulau), membatasi orang luar pulau untuk tinggal menetap di pulau itu kecuali menjadi warga setempat melalui perkawinan untuk mencegah pemadatan penduduk di pulau dan selanjutnya mempertahankan tradisi naik rumah, pernikahan, meninggal dan kelahiran.