Aji Wiyoko
Fakultas Seni Rupa Dan Desain, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FIGUR PUNAKAWAN SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA TOMBAK BERPAMOR WOS WUTAH Ratih Jisika Rachmawati; Aji Wiyoko Wiyoko
Ornamen Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2938.952 KB) | DOI: 10.33153/ornamen.v16i2.2928

Abstract

Seiring dengan kemajuan zaman, senjata tradisional khususnya tombak juga mengalami perkembangan dari bentuk dan karakternya. Dari sekian jenis tombak yang ada, salah satu diantaranya adalah tombak wayang. Tombak wayang mengadopsi figur tokoh pewayangan dalam bentuk bilahnya. Dengan dipadukannya antara bentuk wayang punakawan dengan bentuk tombak diharapkan para generasi muda melihat dan tertarik untuk mempelajari dan menikmati karya tersebut. Dengan demikian akan tau tokoh punakawan dengan berbagai sifat-sifatnya. Metode penciptaan yang diterapkan meliputi: tahap eksplorasi meliputi menggali sumber ide, pengamatan lapangan, pengumpulan data dan referensi, kemudian tahap perancangan meliputi gagasan dalam bentuk sketsa dan desain terpilih, dan tahap pewujudan meliputi proses akhir dari seluruh rangkaian sebuah karya seni. Bentuk punakawan sebagai inspirasi diterapkan pada karya tosan aji berupa tombak yang sarat makna filosofis. Berdasarkan segenap proses penciptaan tombak punakawan yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa bentuk punakawan memberi kesadaran dalam membangun dan melestarikan makna yang terkandung dalam karya seni. Kata kunci: tombak, punakawan.
LALAT SEBAGAI SUMBER INSPIRASI PENCIPTAAN KARYA RELIEF LOGAM Antok Dirgantoro Putro; Aji Wiyoko
Ornamen Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/ornamen.v17i1.3241

Abstract

Penciptaan seni relief logam bertema lalat merupakan gagasan untuk mengangkat peran lalat dalam kehidupan manusia. Lalat identik dengan hal kotor dan penyakit. Namun demikian, perannya dalam ekosistem sangat besar, khususnya dalam proses penguraian sampah. Penelitian medis juga ada yang merilis bahwa lalat dapat digunakan sebagai sarana penyembuhan. Adanya manfaat lalat bagi kehidupan manusia menjadi daya tarik untuk diangkat sebagai sumber ide penciptaan seni. Metode penciptaan seni menerapkan metode tiga tahap enam langkah, melalui tahapan eksplorasi, perancangan, dan pewujudan. Teknik ukir logam digunakan selama pembentukan relief yang menggunakan aluminium sebagai media ekspresi. Hasil karya relief bertema lalat menjadi media introspeksi tentang peran masing-masing makhluk ciptaan Tuhan. Semua makhluk telah dirancang sedemikian rupa untuk dapat menjalankan perannya dalam kehidupan. Dengan demikian tidak diperkenankan merendahkan satu diantara lainnya.Kata kunci: lalat, seni, introspeksi
MITOLOGI SEBAGAI KONSEP PENGEMBANGAN DESAIN PISAU PAMOR DI SURAKARTA Karju; Aji Wiyoko; Suyono
PROSIDING: SENI, TEKNOLOGI, DAN MASYARAKAT No 1 (2016): Seni, Teknologi, dan Masyarakat #1
Publisher : LP2MP3M, INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bermula dari pandangan mengenai orang Jawa modern masih mempertahankan mitologi dalam kehidupan mereka saat ini. Salah satu yang tetap bertahan dalam hidup masyarakat Jawa sekarang adalah mitologi yang menyertai keberadaan pamor keris. Penelitian ini bertujuan mengungkap makna mitologis pamor keris di dalam masyarakat Jawa saat ini. Melalui riset fenomenologis kajian ini mampu mengungkap keberadaan mitologi yang masih berkembang pada masyarakat modern. Hasil penelitian awal adalah deskripsi makna yang diyakini dan masih mengakar dalam masyarakat Jawa mengenai beragam pamor keris. Pengetahuan mengenai eksistensi mitologi ini menjadi sumbangan yang berarti bagi pengembangan desain pisau pamor. Kebertahanan mitologi dalam masyarakat modern adalah modal besar karena memiliki sentimen positif yang diperlukan dalam usaha pengembangan pisau pamor dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan action research yang memerlukan inovasi kreatif dalam mengolah potensi sumber daya manusia, sumber daya alam, sosial ekonomi, dan seni budaya dari wilayah pengrajin pande besi di Kecamatan Polanharjo, untuk mewujudkan diversifikasi produk guna peningkatan daya saing. Pada akhirnya peningkatan perekonomian dan kesejahteraan pengrajin dapat tercapai. Metode penelitian aksi melibatkan langkah penciptaan desain. Hasil penelitian adalah aneka pisau pamor sebagai produk yang menunjang diversifikasi hasil perajin pande besi.