Melati (jasminum) memiliki sekitar 200 jenis spesies, dari semua jenis tersebut hanya 15 spesies yang bisa dibudidayakan di kebun-kebun atau di taman-taman. Salah satu diantaranya adalah melati putih (Jasminum Sambac) keharuman jasminum sambac menjadi paling lembut diantara seluruh parfum melati. Bunga melati di Indonesia dimanfaatkan sebagai parfum (pengharum), pewangi teh, sebagai penghias dan rangkaian bunga. Bunga melati dan bagian yang lain juga dimanfaatkan sebagai obat tradisional.Pemilihan bunga melati putih sebagai ide penciptaan motif dengan menggunakan teknik tinatah emas yang diterapkan pada bilah keris dhapur Pasopati diharapkan dapat memberi nilai keindahan pada setiap bilahnya. Dhapur Pasopati adalah salah satu bentuk dhapur keris lurus yang cukup popular dengan berbagai karakter pada ricikan yang terdapat pada bilahnya. Tujuan penelitian ini untuk mewujudkan proses penciptaan karya bilah keris tinatah emas dhapur Pasopati dengan motif bunga melati ?Metode penciptaan yang diterapkan meliputi tahap eksplorasi, perancangan, perwujudan. Analisis penciptaan karya ini menggunakan kriteria penilaian bilah keris yang dirumuskan pada buku “Keris Jawa antara Mistik dan Nalar” yaitu kriteria lahiriah dan kriteria emosional. Penciptaan tugas akhir ini berjumlah tiga bilah keris. Pertama “Keris Dhapur Pasopati Tinatah Mas Kudhup Melati”, Kedua “Keris Dhapur Pasopati Tinatah Mas Melati Mekar” dan ketiga “Keris Dhapur Pasopati Tinatah Mas Melati Kudhup Mekar”. Kata kunci: melati, keris, Pasopati, dan tinatah.