Budidaya ikan dalam ember atau yang biasa dikenal dengan Budikdamber merupakan salah satu teknik budidaya yang dapat digunakan oleh masyarakat dengan cara menanam tanaman sayuran sekaligus budidaya ikan dalam ember. Teknik budidaya ini tergolong mudah dilakukan di lahan yang terbatas dan minim air. Teknik ini tidak menggunakan banyak air, penggantian air dilakukan seperlunya saja sehingga penggunaan air tergolong hemat, dalam jangka waktu 2 minggu, sayuran sudah dapat dipanen, dan dalam jangka waktu satu bulan ikan sudah dapat dipanen. Permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya di daerah Lumut, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah, adalah keterbatasan lahan untukĀ budidaya ikan, serta kurangnya pengetahuan dan keterampilan tentang sistem budidaya yang hemat air dan efisien, untuk mengatasi permasalahan ini dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) dan pembudidaya ikanĀ dalam mengimplementasikan teknik budidaya ikan dalam ember (Budikdamber). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6 Agustus 2024 di Aula Kelurahan Lumut, dengan beberapa tahapan, meliputi survei lokasi, sosialisasi, dan implementasi pembuatan wadah budidaya ikan dalam ember. Materi yang diberikan mencakup pengenalan Budikdamber, kelebihan, manfaat, langkah pembuatan, dan langkah perawatan Budikdamber. Sosialisasi ini dirancang untuk memberdayakan masyarakat agar mampu memanfaatkan lahan sempit dan sumber daya air yang terbatas secara optimal untuk menghasilkan sayuran dan ikan secara berkelanjutan.